
PWMU.CO — SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik mengadakan kegiatan pendampingan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial di SD Muhammadiyah 1 (Mutu) Bawean. Kegiatan ini dipandu oleh narasumber berkompeten, Penanggung Jawab IT SDMM Zaki Abdul Wahid ST MPd.
Zaki membawakan materi pembelajaran koding dengan pendekatan pembelajaran mendalam, meliputi koding unplugged dan plugged. Pendampingan ini berlangsung penuh antusias diikuti oleh guru SD Mutu Bawean dan SMP Muhammadiyah 3 Sangkapura.
Zaki juga mencontohkan bagaimana mengenalkan teknologi digital sejak dini dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami peserta didik.
Dalam sesi koding unplugged, peserta diajak untuk memahami konsep dasar pemrograman tanpa layar. “Ini lebih menekankan pada logika dan pemikiran algoritmis secara praktis dan interaktif,” ujarnya.
Selanjutnya, peserta beralih ke pembelajaran koding plugged, di mana mereka berlatih langsung mengoperasikan perangkat laptop dengan menggunakan platform pembelajaran yang populer seperti Scratch Junior dan Scratch.
Dengan pendekatan ini, kata Zaki, peserta dapat mengaplikasikan teori yang telah dipelajari ke dalam praktik langsung, memudahkan mereka memahami cara kerja dan struktur pemrograman.
Zaki menekankan pentingnya memberikan pembelajaran mendalam agar siswa tidak hanya tahu ‘cara mengkoding’ tetapi juga memahami logika di baliknya, serta aplikasi kecerdasan artifisial secara sederhana.
“Hal ini menjadi bekal penting untuk membekali generasi muda dengan kemampuan literasi digital yang semakin dibutuhkan di era teknologi saat ini dan manfaatnya dalam kehidupan,” tegasnya.
Salah satu momen yang paling menyentuh selama kegiatan ini adalah antusiasme luar biasa dari para peserta. Banyak dari mereka yang begitu bersemangat mencoba praktik langsung menggunakan laptop masing-masing, bereksperimen dengan blok kode di Scratch Junior dan Scratch yang didesain khusus untuk anak-anak.
Suasana kelas terasa hidup dengan tawa dan percobaan yang tak kenal lelah, menandakan pembelajaran berjalan efektif dan menyenangkan.
Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya pendampingan dan kolaborasi antar lembaga pendidikan dalam mengembangkan skill teknologi informasi sejak usia dasar.
SD Mutu Bawean dan SMP Muhammadiyah 3 Sangkapura berkomitmen untuk terus memajukan kualitas pembelajaran digital demi mencetak generasi penerus yang cakap dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)
Penulis Ria Pusvita Sari Editor Zahrah Khairani Karim





0 Tanggapan
Empty Comments