
PWMU.CO – SMP Muhammadiyah 26 Babat, Lamongan dan Pondok Pesantren An-Nur Al Islami adakan sosialisasi sebagai bentuk sinergi antara sekolah atau pondok serta orang tua dalam mendukung proses pendidikan peserta didik. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (10/7/2025) di musala An-Nur SMP Muhammadiyah 26 Babat.
Sekolah yang telah berdiri selama 16 tahun ini memiliki banyak harapan dan cita-cita untuk mencetak kader serta manusia yang berkarakter dan unggul, baik dalam imtaq maupun iptek. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua LKSA dan Pondok Pesantren An-Nur Al Islami, Mat Ali.
“SMP ini berdiri sudah sejak tahun 2009 hingga saat ini. Semua itu tak luput dari perjuangan para pengurus, termasuk kepala sekolah saat ini. Alhamdulillah, berkat ketelatenan dalam berjuang, sekolah yang dulu berpindah-pindah tempat dari rumah ke rumah, lalu sempat bertempat di MI dan di masjid, hingga saat ini memiliki bangunan sendiri yang cukup luas dan mewah,” terangnya dengan bangga.
Ia menyampaikan bahwa sekolah tersebut telah banyak mencetak alumni yang sukses, baik yang menetap di desa maupun yang merantau.
Lelaki berkacamata ini pun menambahkan bahwa berdirinya Pondok Pesantren An-Nur Al Islami Muhammadiyah Patihan Babat, yang saat ini beranjak usia tiga tahun, sangat mendukung SMP Muhammadiyah dalam membangun kuantitas dan kualitas siswa.
“Tentunya, SMP Muhammadiyah 26 Babat dan Pondok Pesantren An-Nur Al Islami ini saling bersinergi dalam merekrut jumlah siswa. Setelah ada pondok, alhamdulillah SMP memiliki murid yang jauh lebih banyak. Selain itu, program tahfiz berjalan dengan baik karena kedua lembaga ini sinergis. Sehingga setiap tahun banyak menghasilkan siswa dan santri berprestasi di bidang tahfiz yang diprogramkan oleh Pemkab Lamongan,” jelasnya.

Selain itu, juga di bidang akademik tak kalah banyak siswa dan santri yang mahir membangun potensinya, baik dalam bidang seni, olahraga, beladiri, bahasa, maupun sains. Jadi, Bapak-Ibu jangan khawatir menitipkan anak-anaknya di sini. Selama belajar di SMP Muhammadiyah 26 Babat dan Pondok Pesantren An-Nur Al Islami ini, anak-anak akan aman.
“Selain mendapat pendidikan yang baik, jatah makan di pondok pun tiga kali sehari, bahkan empat kali juga kadang ada. Belum lagi kalau warga punya hajatan, pasti sering kali dibawa ke pondok. Makanya, anak-anak santri sini gemuk-gemuk,” imbuhnya dengan sedikit lelucon.
Kegiatan sore hari yang dihadiri oleh puluhan orang tua atau wali dari peserta didik baru ini bertujuan untuk menyampaikan kegiatan sosialisasi sebagai bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan peserta didik agar berjalan dengan baik. Kolaborasi yang kuat antara lembaga pendidikan dan keluarga menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan yang bermakna.
Kegiatan pun ditutup dengan ucapan terima kasih yang disampaikan langsung kepada orang tua atau wali atas kehadiran dan dukungannya dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Penulis Afiyatur Rhosida Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments