Search
Menu
Mode Gelap

Pengajian Ahad Pagi Masjid Al Ihsan Kalibaru Membahas Tiga Langkah Sukses dalam Ibadah Ramadan

Pengajian Ahad Pagi Masjid Al Ihsan Kalibaru Membahas Tiga Langkah Sukses dalam Ibadah Ramadan
pwmu.co -
Ustaz Muslimin Sueb saat menyampaikan kajiannya. (Sarwito/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pengajian Ahad Pagi di Masjid Al Ihsan Kalibaru pada Ahad (23/2/2025) berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.

Kegiatan ini menghadirkan anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, Ustaz Muslimin Sueb, yang membawakan tema “Tiga Langkah Sukses dalam Ibadah Ramadhan.” Pengajian diikuti oleh warga Muhammadiyah Kalibaru dan sekitarnya.

Dalam pembukaan pengajian, Ustaz Muslimin Sueb menekankan bahwa kesuksesan sebuah pengajian bagi jamaah dapat diukur dari tiga hal: bertambahnya iman, bertambahnya ilmu, dan bertambahnya amal saleh.

“Jika ketiga hal ini hadir dalam diri kita seusai pengajian, maka pengajian kita bisa dikatakan berhasil,” ujarnya.

Tiga Langkah Sukses dalam Ibadah Ramadhan

Dalam kajiannya, Ustaz Muslimin Sueb menjelaskan tiga langkah utama agar ibadah di bulan Ramadhan dapat berjalan dengan baik dan membawa perubahan positif bagi umat Islam.

Pertama, Tahap Persiapan
Tahap pertama adalah persiapan yang mencakup tiga aspek penting:

  • Persiapan Iman: Mengokohkan keimanan agar terhindar dari penyakit hati seperti riya, sombong, dengki, dan kemunafikan.
  • Persiapan Ilmu: Memahami hukum-hukum puasa, keutamaan ibadah Ramadhan, serta larangan-larangannya agar ibadah lebih bermakna.
  • Persiapan Fisik: Menjaga kesehatan agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal dan memohon kepada Allah agar diberikan kekuatan dalam menjalani bulan Ramadhan.

Kedua, Tahap Pelaksanaan
Pada tahap ini, umat Islam menjalankan ibadah puasa sebagaimana yang difirmankan Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 183:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.”

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi bertujuan membentuk pribadi yang bertakwa. Dua ibadah utama yang harus diperbanyak selama Ramadhan adalah:

  • Menjalankan Puasa dengan Kesungguhan
  • Memperbanyak Shalat dan Qiyamul Lail

Selain itu, Ustaz Muslimin juga menekankan pentingnya tadarus al-Qur’an yang tidak sekadar membaca, tetapi juga menghafal dan memahami kandungan isinya. Puncak dari Ramadhan adalah Lailatul Qadar, yang hanya dapat diraih oleh mereka yang mampu memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadahnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ketiga, Output Ramadhan

Tahap terakhir adalah bagaimana dampak Ramadhan tercermin dalam kehidupan setelahnya. Ada dua dampak utama yang harus muncul:

Pertama, Dampak Spiritual: Mewujudkan lingkungan yang harmonis, saling menghormati, mendoakan, dan menyayangi sesama.

Kedua, Dampak Intelektual: Meningkatkan pemahaman terhadap al-Qur’an dan ilmu agama, sebagaimana firman Allah dalam Qs al-A’raf ayat 96:

“Seandainya seluruh penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi.”

Keberkahan ini dapat berupa rezeki yang melimpah dan kemudahan dalam segala urusan.

Di akhir pengajian, Ustaz Muslimin mengajak jamaah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan serta memohon kepada Allah agar dimudahkan dalam menjalankan setiap amal saleh.

“Semoga Allah Swt memudahkan langkah kita dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini. Aamiin,” tutupnya.

Penulis Sarwito Editor Alfain Jalaluddin Ramadaln

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments