Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pengajian dan Pembinaan SD Almadany Gresik Tekankan Urgensi Akhlaqul Karimah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Pengajian dan Pembinaan SD Almadany Gresik Tekankan Urgensi Akhlaqul Karimah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Wakil Ketua PDM Gresik Hilmi Aziz memaparkan materi akhlaqul Karimah dalam pengajian dan pembinaan guru karyawan SD Almadany Sabtu (31/1/2026). (Mahfudz/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, menggelar kegiatan Pengajian dan Pembinaan Guru serta Karyawan pada Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas Al-Biruni tersebut menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Hilmi Aziz Chamim, M.Pd.I., sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, Hilmi mengulas secara mendalam urgensi akhlaqul karimah dalam meningkatkan mutu pelayanan dan mutu pendidikan di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa akhlak memiliki posisi sentral dalam membentuk karakter pendidik dan tenaga kependidikan.

“Akhlak berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku, atau tabiat manusia,” ujar Hilmi mengawali materinya.

Hilmi kemudian mengutip pandangan Imam Al-Ghazali yang menjelaskan bahwa akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang melahirkan perbuatan-perbuatan secara mudah dan spontan, tanpa melalui pertimbangan yang panjang. Dari sini, ia menegaskan bahwa akhlak bukan sekadar perilaku sesaat, tetapi karakter yang melekat dalam diri seseorang.

Lebih lanjut, Hilmi menjelaskan bahwa akhlak dalam Islam terbagi menjadi dua, yakni akhlaqul karimah (akhlak mulia) dan akhlaqul madzmumah (akhlak tercela). Ajaran akhlak dalam Islam, tegasnya, selaras dengan fitrah manusia untuk meraih kebahagiaan hakiki, bukan kebahagiaan semu, dengan berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah yang telah dicontohkan Rasulullah Muhammad saw.

Ia juga mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-Ahzab ayat 21 yang menegaskan bahwa pada diri Rasulullah terdapat teladan yang baik (uswah hasanah) bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.

Hilmi menekankan keistimewaan kedudukan akhlak dalam ajaran Islam. Pertama, akhlak yang mulia merupakan misi utama risalah Islam. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah saw. dalam hadis riwayat Imam Baihaqi, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”

Kedua, akhlak merupakan ajaran pokok agama Islam. Ia mengutip hadis ketika Rasulullah saw. ditanya tentang makna agama, lalu menjawab, “Agama adalah akhlak yang baik.”

Ketiga, akhlak yang baik akan memberatkan timbangan amal seorang mukmin pada hari kiamat. “Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan amal seorang mukmin selain akhlak yang baik,” sebagaimana diriwayatkan oleh HR Tirmidzi.

Keempat, baik dan buruknya akhlak menjadi tolok ukur kualitas iman seseorang. Rasulullah saw. bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR Tirmidzi). Bahkan, dalam hadis lain Rasulullah menegaskan bahwa seseorang belum beriman apabila tetangganya tidak merasa aman dari keburukan perilakunya (HR Bukhari).

Hilmi juga mengingatkan doa yang sering dipanjatkan Rasulullah saw., “Ya Allah, tunjukilah aku kepada akhlak yang baik.” Menurutnya, doa ini menunjukkan bahwa akhlak mulia adalah anugerah sekaligus ikhtiar yang harus terus diupayakan.

Pada sesi penutup, Hilmi mengaitkan pentingnya akhlaqul karimah dengan peningkatan mutu pembelajaran, pelayanan, dan kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa guru dan karyawan yang berakhlak mulia akan memberi warna dan rasa dalam pelayanan pendidikan, yang pada akhirnya berdampak pada pembentukan karakter peserta didik serta peningkatan hasil belajar, baik akademik maupun nonakademik.

Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan visi SD Almadany sebagai “sekolah yang berorientasi rahmatan lil ‘alamin untuk terwujudnya peserta didik yang mandiri dan berakhlaqul karimah.” Selain itu, juga sesuai dengan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah yang menuntut warganya untuk meneladani akhlak Rasulullah saw., beramal dengan niat ikhlas, menjauhi akhlak tercela, serta menghindari perilaku yang merugikan kepentingan publik.

Melalui kegiatan ini, SD Almadany berkomitmen meneguhkan peran guru dan karyawan sebagai teladan akhlak mulia, sekaligus pilar utama dalam mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu