Selama ini, bangku perkuliahan kerap memperkenalkan hukum sebatas deretan pasal yang rapi dan logis. Namun, pengalaman tersebut terasa berbeda ketika mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), berkesempatan menjalani program magang di ATR/BPN Kantor Wilayah Jawa Timur.
Di sinilah mahasiswa memahami bahwa hukum tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi hadir nyata sebagai instrumen perlindungan hukum bagi masyarakat, khususnya melalui pendaftaran sertifikat tanah.
Salah satu hal penting dipelajari selama magang adalah penerapan Sertifikat Elektronik (SETEL). Sertifikat elektronik merupakan terobosan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang dirancang dengan sistem keamanan tinggi. Sertifikat ini dipantau langsung oleh Kementerian ATR/BPN melalui aplikasi Sentuh Tanahku.
Melalui sistem ini, masyarakat tidak lagi diwajibkan datang langsung ke kantor BPN untuk mendaftarkan tanahnya. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi, sehingga lebih efisien dan transparan. Peralihan dari sertifikat fisik ke sertifikat digital juga bertujuan meminimalkan risiko kehilangan akibat bencana seperti banjir dan kebakaran, serta mencegah tindak kejahatan pertanahan seperti mafia tanah dan tumpang tindih kepemilikan.
Selama magang, mahasiswa ditempatkan di Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran (PHP). Bidang ini memiliki tugas administratif dalam pengelolaan sertifikat tanah, seperti Hak Milik (HM), Hak Guna Bangunan (HGB), dan Hak Guna Usaha (HGU). Sebagai mahasiswa magang, saya membantu proses registrasi dengan menyiapkan dokumen, melakukan pengaturan berkas, serta mengecek kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan dalam pendaftaran sertifikat.
Pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga. Mahasiswa belajar pentingnya disiplin kerja, ketelitian, serta bekerja secara sistematis dan tertata rapi. Selain itu, mahasiswa juga menyaksikan secara langsung dinamika pelayanan publik di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur, yang menuntut ketepatan, tanggung jawab, dan profesionalisme.
Pengalaman magang di ATR/BPN Kantor Wilayah Jawa Timur menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk masa depan. Ketika kelak terjun ke dunia kerja, mahasiswa telah memiliki gambaran nyata tentang praktik hukum administrasi pertanahan serta pengalaman lapangan yang tidak saya dapatkan hanya dari ruang kelas.






0 Tanggapan
Empty Comments