Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Drs. KH. Muhammad Dawam Saleh menegaskan bahwa seorang pemimpin harus bersikap jujur dan amanah karena jika tidak maka akan berdosa.
“Pemimpin itu harus jujur dan amanah. Kalau tidak, berdosa. Di pondok ini sudah banyak ditanamkan nilai kejujuran dan amanah, termasuk melalui organisasi Organisasi Pondok Pesantren Al-Ishlah (OPPI) ini. Jangan berbuat maksiat atau merugikan orang lain karena itu termasuk perbuatan khianat dan hal tersebut dilarang dalam agama kita,” tuturnya.
Amanat tersebut ia sampaikan dalam acara pelantikan pengurus OPPI putra yang berlangsung di Masjid Al-Ishlah pada Jumat (7/11/2025).
Kegiatan pelantikan OPPI Putra ini dilaksanakan pada pagi hari pukul 07.30-10.30 WIB dan diikuti oleh jajaran dosen serta guru di lingkungan Ponpes Al-Ishlah. Sementara itu, pelantikan pengurus OPPI Putri digelar setelah salat Jumat di tempat yang sama, pukul 13.00 WIB.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Pengasuh Ponpes Al-Ishlah, Drs. KH. Agus Salim Syukran, M.Pd.I., Ketua Yayasan H. Ahmad Thohir, Kepala MA Al-Ishlah, M. Arromuharmuzi, M.Pd.I., Kepala Madin Al-Ishlah, H. Abdul Kholiq Saifuddin, S.Pd., serta Kepala SMP Muhammadiyah 12 (Spemudas) Paciran, Aminuddin, M.Pd.
Dalam kesempatan ini, Muhammad Dawam juga memberikan motivasi kepada para pengurus OPPI yang baru dilantik.
Ia menyampaikan bahwa pengurus OPPI akan memimpin para santri Al-Ishlah yang berasal dari berbagai daerah di nusantara sehingga tanggung jawab mereka layaknya seorang menteri atau presiden yang mengatur masyarakat dari berbagai wilayah.
“Ada 913 santri putra yang akan kalian pimpin dan atur, non-stop selama 24 jam dalam setahun ke depan. Semua membutuhkan kenyamanan dan pengayoman dari pengurus OPPI. Maka dari itu, jalankan amanah ini dengan serius dan istikamah. Jika kalian berlaku zalim, kasihan mereka karena akan merasa terzalimi,” tegas Kiai kelahiran 1953 tersebut.
Ia juga bersyukur atas kiprah para alumni pengurus OPPI yang telah banyak berperan di masyarakat.
“Alhamdulillah, banyak mantan pengurus OPPI yang kini aktif di berbagai bidang. Ada yang menjadi pengasuh pesantren, muballigh, hingga pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),” jelasnya.
Bahkan, lanjutnya, peserta Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) Wilker Paciran, Brondong, Laren, dan Solokuro yang digelar di Ponpes Al-Ishlah selama dua hari ini, sekitar 60 persen merupakan alumni Al-Ishlah.
Berikut Ketua OPPI 2025-2026:
Ketua OPPI Putra:
Nama: Erlangga Aryaguna Fibril.
Kelas: XI-A.
Asal: Brondong, Lamongan.
Wakil Ketua OPPI Putra:
Nama: M. Syuara Al-Farisi.
Kelas: XI-B.
Asal: Laren, Lamongan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments