Suasana Masjid KH Ahmad Dahlan, Desa Asem Pepak, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Gresik, tampak ramai oleh anak-anak berpakaian ihram, Rabu (12/11/2025). Mereka adalah peserta kegiatan Manasik Haji yang diselenggarakan oleh PAUD Aisyiyah se-Cabang Glagah.
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang pembelajaran bermakna bagi anak-anak usia dini dalam mengenal Rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji.
Tujuan kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan rukun Islam kelima, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter Islami sejak dini. Anak-anak diajak memahami makna kesabaran, ketekunan, dan rasa syukur melalui simulasi prosesi ibadah haji.
Mereka juga dikenalkan dengan tata cara pelaksanaan haji secara sederhana, seperti tawaf (berkeliling Ka’bah), sa’i (berjalan antara Safa dan Marwah), serta melempar jumrah. Kegiatan ini melibatkan kemampuan kognitif—seperti menghafal doa—dan motorik anak melalui gerakan-gerakan simbolis ibadah.
Selain itu, kegiatan dilakukan secara berkelompok untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, kerja sama, dan saling membantu antar teman.
Antusias dan Penuh Makna
Meski hanya diikuti empat lembaga PAUD, kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusias. Cuaca yang sejuk membuat anak-anak semakin bersemangat menjalankan seluruh rangkaian manasik haji, mulai dari ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, tahallul, tawaf ifadah, sa’i, hingga tawaf wada’.

Para guru dan wali murid juga tampak mendampingi dengan penuh semangat. Mereka berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga menumbuhkan motivasi spiritual bagi keluarga.
“Kami berharap, bukan hanya anak-anak, tetapi juga guru dan wali murid mendapatkan bekal spiritual. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk benar-benar menunaikan ibadah haji di masa depan,” ujar Elis Nurhayati, salah satu guru PAUD Aisyiyah Cabang Glagah.
Melalui kegiatan ini, PAUD Aisyiyah se-Cabang Glagah berkomitmen terus menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini dengan cara yang edukatif, menyenangkan, dan penuh makna.


0 Tanggapan
Empty Comments