Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK Muhammadiyah 5 Srono menyelenggarakan kegiatan pembekalan kompetensi bagi siswa kelas X, XI, dan XII pada Ahad (11/1/2026). Kegiatan ini meliputi pembekalan dan seleksi Lomba Kompetensi Siswa (LKS), pendalaman Uji Kompetensi Keahlian (UKK), serta kuliah tamu dari praktisi industri sebagai bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas lulusan.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah tersebut menghadirkan Pak Bambang sebagai pemateri. Dalam sesi kuliah tamu, beliau menyampaikan materi terkait standar kerja industri otomotif, perkembangan teknologi kendaraan, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja. Materi disampaikan secara sistematis dan dikaitkan dengan praktik yang selama ini dipelajari siswa di bengkel sekolah.
Pak Bambang menekankan bahwa tuntutan industri saat ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada ketelitian, keselamatan kerja, disiplin, serta sikap profesional. Ia mengulas beberapa aspek penting, seperti pemahaman sistem injeksi modern, dasar-dasar diagnosis kerusakan berbasis peralatan digital, serta pentingnya prosedur kerja yang sesuai standar operasional. Penyampaian tersebut memberikan gambaran nyata tentang perbedaan antara praktik di sekolah dan penerapan di dunia industri.
Selain kuliah tamu, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan dan pendalaman materi LKS, proses seleksi awal calon peserta LKS, serta pendalaman UKK bagi siswa kelas akhir. Guru produktif TKRO membimbing siswa melalui simulasi praktik dan pembahasan kompetensi yang mengacu pada standar industri, sehingga siswa dapat mengidentifikasi kemampuan yang telah dikuasai maupun aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa secara lebih terarah, baik dalam menghadapi UKK maupun dalam mengikuti ajang LKS. Melalui kolaborasi dengan praktisi industri, sekolah berharap siswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompetensi kerja, etos profesional, serta tantangan yang akan dihadapi setelah lulus.
Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan partisipasi aktif, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Diharapkan, melalui kegiatan ini, siswa TKRO SMK Muhammadiyah 5 Srono memiliki kesiapan yang lebih matang, mampu memenuhi standar kompetensi industri, serta berpeluang menghasilkan prestasi pada LKS sekaligus menjadi lulusan yang kompeten dan siap kerja.


0 Tanggapan
Empty Comments