Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Penguatan Solidaritas Melalui Gathering Anak Asuh ORTA 2025

Iklan Landscape Smamda
Penguatan Solidaritas Melalui Gathering Anak Asuh ORTA 2025
Serah terima bantuan anak asuh (Foto: Hanif Ivan S/PWMU.CO)
pwmu.co -

Program Orang Tua Asuh (ORTA) kembali menggelar kegiatan Gathering Anak Asuh 2025 yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik sebagai upaya memperkuat silaturahmi sekaligus memaparkan capaian serta kebutuhan pendanaan pendidikan bagi ratusan siswa di lingkungan Muhammadiyah Gresik.

Acara ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan komitmen para partisipan, sekolah, donatur, sponsor, dan para pegiat pendidikan dalam memastikan keberlanjutan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan.

Dalam laporan yang dipaparkan pada kegiatan tersebut, tercatat 330 siswa terdaftar sebagai penerima program anak asuh. Dari jumlah tersebut, 139 siswa telah tercakup pendanaan dengan total nilai Rp533.804.000, sementara 191 siswa lainnya masih menunggu dukungan dengan kebutuhan dana sebesar Rp1.010.413.700.

Sebaran Anak Asuh per Kecamatan

Data dalam kegiatan menunjukkan bahwa penerima manfaat tersebar di 17 kecamatan, di antaranya Bungah, Balongpanggang, Dukun, Panceng, Sidayu, Menganti, hingga wilayah kepulauan Bawean.

Kecamatan dengan jumlah pengajuan terbesar meliputi Bungah (53 siswa) dan Panceng (36 siswa), sementara Kecamatan Menganti telah memenuhi 100 persen cakupan dari 7 siswa yang terdaftar.

Sebanyak 67 sekolah dari berbagai jenjang mulai TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA telah menerima manfaat program anak asuh. Jenjang dengan penerima terbanyak berada pada level SD/MI dengan 56 siswa, disusul SMP/MTs 50 siswa, serta SMA/SMK/MA sebanyak 22 siswa.

Komposisi Penerima

Program ini juga mencatat profil penerima berdasarkan gender. Total 139 siswa terdiri dari 72 laki-laki dan 67 perempuan. Jika melihat keseluruhan peserta terdaftar, program membina 330 siswa, terdiri dari 188 laki-laki dan 142 perempuan.

Gathering orang tua asuh ini menjadi saksi nyata betapa indahnya sinergi antara filantropis cilik dengan dunia usaha. Kontribusi finansial yang diberikan oleh pihak sponsor memastikan kelengkapan school kit untuk anak-anak asuh dan melunasi dana pendidikan beberapa anak asuh selama satu tahun ajaran penuh. Dukungan sponsor ini menjadi kunci bagi senyum anak-anak asuh.

Sponsor utama ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembiayaan school kit, seperti UD Lancar Jaya, KAZ Dora, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gresik, UD Barokah Jaya (Perabot RN), Pasmira, K-Soor, Bakery Gading dan Donuts, Sarjana ATK, Songkok Praha, Icon Mall, PLN UP3 Gresik, dan masih banyak lagi. Total kontribusi yang diperoleh adalah Rp129.412.314 dari keseluruhan donasi sponsor sebesar Rp146.901.157.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pihak sponsor tidak hanya memberikan dana, tetapi juga menunjukkan sinergi antara berbagai sektor dalam mencapai satu tujuan, yaitu memastikan anak-anak asuh menerima perlengkapan sekolah yang memadai dan terbebas dari hambatan biaya pendidikan.

Dukungan finansial dari sponsor ini secara langsung menghapus hambatan materi yang bisa menjadi kesulitan bagi anak-anak asuh, membuat mereka lebih siap dan bersemangat saat sekolah.

Hal ini sejalan dengan visi-misi Lazismu, yaitu keberlanjutan pendidikan, pemberdayaan anak yatim, dan kesejahteraan masyarakat.

Secara luas, hal ini dapat diartikan bahwa upaya kolaboratif turut mendukung tujuan nasional pemerintah untuk menjamin hak pendidikan yang layak bagi setiap warga negara, menciptakan generasi penerus yang cakap, dan memperluas akses pendidikan kepada mereka yang membutuhkan.

“Jika Indonesia ingin menjadikan negara maju, maka masalah pendidikan harus dijawab dengan serius. Anak-anak yang mampu ataupun kurang, punya hak yang sama untuk mendapatkan kelayakan pendidikan,” ujar Dr. Hidayatullah, M.Si perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Kegiatan gathering ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Muhammadiyah, para donatur, sponsor, sekolah, serta masyarakat untuk memastikan tidak ada lagi siswa yang tertinggal karena kendala ekonomi.

Penyelenggara juga mengajak semakin banyak pihak berpartisipasi agar kebutuhan pendidikan 191 anak yang belum tercakup dapat segera terpenuhi.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu