Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Anak Melalui Program English Corner di Desa Ngampel

Iklan Landscape Smamda
Peningkatan Literasi Bahasa Inggris Anak Melalui Program English Corner di Desa Ngampel
pwmu.co -
Program english corner oleh mahasiswa KKN UMG. (Istimewa/PWMU.CO)
Program english corner oleh mahasiswa KKN UMG. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Tawa ceria anak-anak menggema dari Balai Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, selepas azan Magrib, Senin (21/7/2025). Mereka bukan sedang bermain biasa, melainkan mengikuti kegiatan English Corner, program bimbingan belajar Bahasa Inggris yang diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 15, diantaranya Chikita Puspa Yuliarini, M. Alvian Daryl Hikam, dan Haqqul Yaqien Virga Rismiadi secara rutin setiap hari Senin hingga Jumat pukul 18.30–20.00 WIB. Sasarannya adalah anak-anak usia taman kanak-kanak hingga kelas 6 sekolah dasar di Desa Ngampel. Tujuannya adalah meningkatkan minat, keberanian, dan kemampuan dasar dalam berbahasa Inggris melalui pendekatan belajar yang menyenangkan dan tidak menegangkan.

Belajar Bahasa Inggris Lewat Metode Bermain

Program english corner oleh mahasiswa KKN UMG. (Istimewa/PWMU.CO)
Program english corner oleh mahasiswa KKN UMG. (Istimewa/PWMU.CO)

Kegiatan English Corner dirancang sebagai ruang belajar informal yang kreatif dan interaktif. Setiap sesi diisi dengan berbagai aktivitas menarik, mulai dari storytelling (membacakan cerita bergambar), games edukatif seperti mencocokkan gambar, tebak kata, hingga ball toss. Selain itu, anak-anak diajak bernyanyi lagu-lagu Bahasa Inggris, melakukan percakapan sederhana, hingga bermain peran atau mini drama.

Agar pembelajaran lebih terfokus, anak-anak dibagi ke dalam kelompok sesuai dengan tingkat kelas mereka di sekolah. Pembagian ini dilakukan oleh tiga mahasiswa KKN yang terlibat langsung dalam program: satu mahasiswa mengajar kelompok TK–kelas 1, satu untuk kelas 2–4, dan satu lagi menangani kelas 5–6. Dengan pembagian ini, materi dan metode pembelajaran bisa lebih disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak-anak.

Mahasiswa KKN juga membawa koleksi buku cerita berbahasa Inggris yang digunakan dalam kegiatan membaca bersama. Buku-buku tersebut dipilih berdasarkan tingkat kesulitan bahasa dan ketertarikan visual, agar anak-anak lebih mudah memahami isi cerita.

“Kami membacakan cerita dengan gambar, lalu mengajak anak-anak menyimak, mengulang kata-kata, dan menjawab pertanyaan sederhana dari cerita. Ini untuk mendorong mereka lebih berani berbicara Bahasa Inggris,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Disambut Penuh Antusias Anak-anak

Program english corner oleh mahasiswa KKN UMG. (Istimewa/PWMU.CO)
Program english corner oleh mahasiswa KKN UMG. (Istimewa/PWMU.CO)

Program ini disambut antusias oleh para peserta. Salah satu siswa kelas 2 SD, Aza, mengaku senang mengikuti English Corner.

“Aku suka kalau ada cerita-cerita hewan pakai Bahasa Inggris. Jadi bisa belajar kata-kata baru tapi sambil senang-senang,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung dari 21–26 Juli 2025, mahasiswa KKN juga menyisipkan materi Bahasa Inggris ringan di beberapa kelas SD sekitar. Seusai pelajaran, anak-anak diberi waktu untuk membaca bebas, dan banyak dari mereka memilih buku-buku bergambar berbahasa Inggris.

English Corner menjadi bukti bahwa pembelajaran Bahasa Inggris bisa dilakukan dengan cara yang sederhana namun bermakna. Melalui pendekatan belajar sambil bermain, program ini berhasil menumbuhkan minat belajar, rasa percaya diri, dan kebiasaan literasi anak-anak Desa Ngampel sejak dini. (*)

Penulis Chikita Puspa Yuliarini Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu