
PWMU.CO – Pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru untuk terus merajut kebersamaan. Itulah semangat yang membara di antara para guru purnabakti SMP Muhammadiyah 1 Surabaya yang kini tergabung dalam komunitas KONCO LAWAS. Komunitas ini menjadi wadah istimewa bagi para pendidik berdedikasi ini untuk kembali menjalin erat ikatan emosional dan kekeluargaan yang telah terjalin puluhan tahun.
Dalam pertemuan perdana yang penuh kehangatan dan diwarnai tawa nostalgia, KONCO LAWAS tidak hanya sekadar reuni. Mereka membentuk struktur kepengurusan dan menyepakati langkah-langkah penting demi keberlangsungan komunitas. Supriyanto dipercaya sebagai Ketua, didampingi Feriyal sebagai Sekretaris, dan Dwiyalis sebagai Bendahara. Ketiganya siap memimpin KONCO LAWAS menjadi mercusuar silaturahmi dan wadah kegiatan sosial yang positif.
“Ini bukan hanya tentang berkumpul, tapi tentang menjaga nyala api persahabatan yang telah kita bangun sejak lama. KONCO LAWAS adalah rumah kedua bagi kita semua,” ujar Supriyanto dengan senyum sumringah, merefleksikan semangat para anggota.
Pertemuan Konco Lawas
Salah satu keputusan krusial yang disepakati adalah pertemuan rutin setiap empat bulan sekali dengan sistem tuan rumah bergilir. Untuk mendukung kelancaran setiap pertemuan dan mendanai kegiatan sosial, setiap anggota yang hadir bersepakat untuk memberikan donasi sebesar Rp50.000. Menariknya, donasi ini dibagi dengan skema unik: 50% untuk tuan rumah sebagai bentuk apresiasi, dan 50% masuk dalam kas komunitas untuk kebutuhan bersama. Skema ini menunjukkan kekompakan dan kepedulian antar anggota.
Pertemuan berikutnya sudah dinanti-nantikan, dijadwalkan pada bulan November mendatang di kediaman Munawati di Jalan Jepara, Surabaya. Antusiasme tinggi terpancar dari 11 anggota yang hadir pada pertemuan perdana, antara lain Ismail Abbas, Marlikan, Supriyanto, Zainab Nailiah, Ani Zubaidah, Cholifah, Romlah, Ely Yuliati, Munawati, Dwiyalis, dan Feriyal.
Momen tersebut membuktikan bahwa ikatan batin yang telah terjalin selama masa pengabdian mereka di SMP Muh 1 Surabaya tak lekang oleh waktu. Suasana penuh keakraban, canda tawa, dan cerita masa lalu menjadi bukti bahwa KONCO LAWAS lebih dari sekadar komunitas, ia adalah keluarga besar yang terus menumbuhkan kehangatan dan semangat kekeluargaan sejati. (*)
Penulis Abdul Fatah Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments