Dengan aba-aba suara tegas nan lantang, Muhammad Ghalby Arsy memimpin pasukan pengibar bendera (Paskibra) dalam menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di lapangan SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik, Ahad (17/8/2025).
Derap langkah kaki yang tegap dan presisi dari para anggota Paskibra—Dwi Arga Rianto, Yasmin Calista Artanti, Afika Mareta Kinasih, Aqila Neal Mikhayla, Febiola Naomi Brilliant, Rafika Naila, Alya Azwa, Tarisa Az Azahra, Farel Brilliant Alvaro, Muhammad Reynard Bagus Maheswara, Dyta Althafunissa, Wildan Hakiki, Decha Choirun Nisa, Khansa Aghniya, Fatimatus Zahra Al Jufri, Arya Mizany, Khairunisya Anindyawati, Afiyah Nayla, Aliftya Indah Purbasari, hingga Nadia Rachmadina—memecah keheningan pagi yang sejuk.
Penampilan mereka memukau seluruh peserta upacara yang hadir, termasuk Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, M. Fadloli Aziz SSi MPd, yang bertindak sebagai pembina upacara.
Kepada kontributor PWMU.CO, Yasmin Calista, anggota Paskibra kelas VII A, mengungkapkan bahwa menjaga konsentrasi adalah tantangan terbesar.
“Ada banyak hal yang bisa membuat kita hilang fokus. Tapi, kami selalu diingatkan oleh pelatih untuk berpikir bahwa ini adalah tugas negara. Rasa bangga dan tanggung jawab itu yang membuat kami kuat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Farel Brilliant Alvaro, siswa kelas VII B. Menurutnya, pengalaman menjadi anggota Paskibra adalah sebuah kebanggaan tersendiri.
“Semoga apa yang kami lakukan bisa menginspirasi teman-teman lain untuk berkarya nyata,” katanya.
Keberhasilan Paskibra Spemutu bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras dan disiplin tinggi. Selama hampir satu bulan, para siswa dari kelas VII, VIII, dan IX ditempa di bawah bimbingan pelatih andal, Achmad Ashari SPd. Mereka berlatih setiap hari pada waktu istirahat siang setelah salat Zuhur. Di bawah terik matahari, setiap gerakan terus diasah agar seragam, kokoh, dan sempurna.
Materi latihan bukan hanya soal fisik, tetapi juga pembentukan mental. Para siswa dilatih untuk mengatasi rasa gugup dan tekanan, belajar fokus, bekerja sama sebagai tim, serta saling mendukung satu sama lain.
Puncaknya, pada pagi bersejarah itu, di bawah tatapan bangga guru dan siswa, mereka membuktikan hasil perjuangan. Semua berjalan sempurna tanpa cela. Gerakan Paskibra yang harmonis dan penuh percaya diri membuat bendera Merah Putih berkibar gagah, diiringi lagu Indonesia Raya yang menggema.
Prestasi ini menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Keberhasilan Paskibra bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga sarana promosi sekolah sebagai salah satu SMP swasta favorit di Kecamatan Gresik. Lebih dari itu, mereka telah menunjukkan contoh nyata pentingnya dedikasi, kerja keras, dan kedisiplinan. Dengan tekad yang kuat, setiap rintangan bisa diatasi dan setiap tugas mulia dapat diselesaikan dengan sempurna. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments