Search
Menu
Mode Gelap

Penuh Perjuangan, Becek Menthok LBSO PDA Tuban Raih Runner-Up Nasional

Penuh Perjuangan, Becek Menthok LBSO PDA Tuban Raih Runner-Up Nasional
LBSO PDA Tuban foto bersama setelah meraih juara 2 (Foto: Maheswara/PWMU.CO)
pwmu.co -

Melalui kreativitas dan kerja keras tim, LBSO Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Tuban sukses mengukir prestasi nasional dengan meraih Juara 2 Video Kuliner Nusantara dalam Festival Seni dan Budaya (FESIBA), Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan yang diadakan LBSO Pimpinan Pusat Aisyiyah ini berlangsung di Auditorium Saraswati, Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Daerah Istimewa Yogyakarta.

FESIBA diikuti oleh 335 peserta dari 28 Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) dengan delapan cabang perlombaan yang dilaksanakan sejak Agustus hingga September 2025, dan puncak perhelatan digelar pada Januari 2026, terang Sarjilah dalam laporannya.

Dalam sambutan pembukaan acara, Ketua Umum PP Aisyiyah Salma Orbayinah menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki keterkaitan erat dengan nilai keislaman.

“Dalam agama Islam, seni dan budaya bukanlah sesuatu yang terpisah dari nilai keimanan. Bahkan dalam hadist, Rasulullah bersabda bahwa Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Bayin mengajak seluruh kader Aisyiyah untuk menjadikan seni sebagai sarana dakwah yang berakar pada nilai tauhid, akhlak, dan kemanusiaan.

“Seni berakar pada nilai tauhid, akhlak, dan kemanusiaan, maka ia akan menjadi lembut, mendalam, dan juga menyentuh jiwa. Islam adalah agama yang memuliakan keindahan,” ungkapnya.

Kemenangan Penuh Perjuangan

Keberhasilan LBSO PDA Tuban tidak terlepas dari proses panjang yang penuh tantangan. Ana Jumiah, Koki Becek Menthok, mengungkapkan perjalanan tim kreatif hingga berhasil menjadi runner-up nasional.

“Proses panjang yang harus dilalui oleh LBSO PDA Tuban dalam perjalanannya menuju runner-up FESIBA yang digelar PP Aisyiyah. Kita berkompetisi dengan LBSO PDA se-Jatim dan mendapatkan Golden Medali oleh LBSO PWA Jawa Timur,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Prestasi di tingkat provinsi menjadi pintu gerbang menuju persaingan nasional yang lebih ketat. Dengan berbekal juara 1 di tingkat Jawa Timur, Video Kuliner Nusantara Becek Menthok khas Tuban ini masuk menjadi nominasi mewakili Jawa Timur.

Mereka harus bersaing dengan kuliner dari Sumatra dengan rendang serta dari Yogyakarta dengan kuliner gudegnya.

Ana Jumiah juga mengakui adanya dinamika internal selama proses produksi.

“Tim kreatif sempat mengalami down karena penyatuan ide cerita dan proses pembuatan becek menthok yang harus dikemas dalam durasi lima menit, sehingga pengiriman video masuk injury time,” ucapnya.

“Namun, Bu Rosidah, Sekretaris PDA, terus menyemangati dan mendampingi dengan penuh kesabaran hingga kami mampu menyelesaikan proses pembuatan video kuliner khas Kabupaten Tuban,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris PDA Kabupaten Tuban, Umi Rosidah, menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim.

“Terima kasih kepada LBSO PDA Tuban dan tim kreatif atas karya Video Kuliner Nusantara yang mampu masuk nominasi dan menjadi runner-up. Dengan karya ini, kita memperkenalkan kuliner khas Kabupaten Tuban yang menjadi simbol rasa syukur atas anugerah Allah SWT,” ungkapnya saat mendampingi penerimaan penghargaan pada puncak FESIBA.

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments