Suasana riuh penuh semangat terdengar di halaman KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 38 Driyorejo, Jumat (4/11/2025). Sorak-sorai para siswa mewarnai kegiatan rutin sekolah yang diisi dengan permainan melompat dan membawa bola, dirancang untuk melatih keterampilan motorik kasar anak-anak.
Berlokasi di Jl. Raya Phirus Biru 12 D Blok AJ No. 43, Kota Baru Driyorejo, kegiatan ini dipandu oleh para guru kelas, di antaranya Anita Bella Prastiyanti, S.Pd. dan Renata Nurmawati, S.Pd. yang menyiapkan berbagai perlengkapan permainan.
Sementara itu, Indah Ayu Ratih, A.Md.KK., bertugas sebagai pembawa acara sekaligus pemandu kegiatan, memberikan arahan kepada siswa untuk melompati tali yang diikat di kaki kursi sambil membawa bola kecil dan memasukkannya ke dalam wadah yang telah disediakan.
Sebelum memulai permainan, guru kelas Vindy Meirindayani, S.Pd. memberikan contoh gerakan terlebih dahulu. Siswa Kelompok Bermain (KB) menjadi peserta pertama yang mencoba rintangan, didampingi guru mereka, Renata Nurmawati dan Nila Lutfiatus Solikha, S.Pd..
Keseruan Siswa
Meski cuaca pagi itu tampak mendung, semangat 90 siswa dari KB dan TK A tetap membara. Sorakan penyemangat terdengar dari para guru dan siswa.
“Ayo, ayo, semangat anak-anak!” seru Indah Ayu Ratih penuh antusias.
“Ayo… ayo… semangat!” sahut Narendra Maulana Ruzain, siswa TK A4, dengan wajah gembira.
Wajah-wajah ceria tampak di antara barisan siswa yang menunggu giliran.
“Bu guru, giliran aku kapan?” tanya Japadmana Pradhipa, siswa TK A5, yang tak sabar bermain.
“Tunggu ya, nanti setelah A4 baru giliran kamu, Nak. Japa nggak sabar bermain, ya?” jawab Arshanellya Hudaibiyah, S.Pd. sambil tersenyum.
“Iya, karena permainannya seru sekali, Bu Guru!” balas Japadmana penuh semangat.
Menurut Ni’matul Fitriyah, S.Ag., Kepala TK Aisyiyah 38 Driyorejo, kegiatan seperti ini bukan sekadar permainan, tetapi memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak.
“Selain anak-anak senang, kebutuhan motorik kasarnya juga terstimulasi. Melalui aktivitas ini, otot kaki dan keseimbangan mereka terlatih, tulang diperkuat, dan koordinasi tubuh semakin baik. Harapannya, anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal,” tuturnya.
Sorak tawa dan semangat di halaman sekolah pagi itu menjadi bukti bahwa belajar bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Lewat permainan sederhana, para siswa tidak hanya gembira, tetapi juga belajar mengasah keterampilan fisik dan sosial bersama teman-temannya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments