Search
Menu
Mode Gelap

Penutupan KKN-T 17 Umsida di Ketimang Wujudkan Kolaborasi dan Harapan Baru

Penutupan KKN-T 17 Umsida di Ketimang Wujudkan Kolaborasi dan Harapan Baru
Penutupan KKN-T 17 Umsida di Ketimang (Moch Hidayatul/PWMU.CO)
pwmu.co -

Penutupan Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Kelompok 17 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) di Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, berlangsung penuh rasa syukur dan haru, Sabtu (20/9/2025).

Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa, dosen pembimbing, serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Desa Ketimang yang selama ini berkolaborasi dalam menjalankan program kerja untuk masyarakat.

Ketua KKN-T Kelompok 17, Danang Kurniawan, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program kerja KKN dengan baik. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh masyarakat serta organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah setempat.

“Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik. Fasilitas yang diberikan serta sambutan hangat membuat kami merasa menjadi bagian dari Desa Ketimang. Terima kasih kami sampaikan kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah yang selalu mendukung setiap program,” ujar Danang dalam sambutannya.

Ia menambahkan, kolaborasi yang terjalin selama KKN telah menghadirkan manfaat nyata bagi desa, baik dalam bentuk kegiatan edukasi, pembinaan, maupun pendampingan masyarakat.

Menurutnya, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkontribusi di masyarakat setelah menyelesaikan studi.

Pesan Haru dari Dosen Pembimbing Lapangan

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Andi Mardiana M.Pd juga menyampaikan rasa syukur sekaligus terharu. Baginya, dedikasi mahasiswa di Desa Ketimang menunjukkan komitmen Umsida untuk mengabdi kepada masyarakat melalui program KKN Terpadu.

“Saya bersyukur anak-anak KKN Desa Ketimang ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Semoga pertemuan ini bukan yang terakhir, tetapi justru menjadi awal dari kebaikan-kebaikan berikutnya. Kami siap mendukung jika Bapak-Ibu Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah membutuhkan tenaga dan pikiran kami,” ucapnya penuh kehangatan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia berharap mahasiswa mampu menjaga semangat pengabdian meski KKN telah berakhir. Menurutnya, KKN bukan hanya kegiatan akademik, tetapi juga pembelajaran hidup yang menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.

Apresiasi dan Harapan dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah

Penutupan KKN-T Kelompok 17 diakhiri dengan sambutan dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Ketimang, Imam Mahfudzi, M.Fil.I. Ia menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih atas kontribusi mahasiswa Umsida selama berada di desanya.

“Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan adik-adik mahasiswa. Banyak program yang bermanfaat bagi masyarakat dan menambah semangat kebersamaan kami. Harapan kami, mahasiswa KKN Desa Ketimang menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dan inovatif, sehingga mampu membanggakan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo,” ungkapnya.

Acara penutupan ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar ikatan silaturahmi antara mahasiswa Umsida dan masyarakat Desa Ketimang terus terjalin.

Kehadiran mahasiswa selama KKN telah memberikan warna baru bagi desa, sekaligus menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat melalui ilmu dan pengabdian.

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments