
PWMU.CO – SD Muhammadiyah 3 Pandaan (SD Muga) menggelar penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 pada Jumat (18/7/2025). Acara berlangsung di halaman sekolah mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
MPLS berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Juli 2025. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ustadzah Nur Efiana SPd menjelaskan bahwa tema MPLS tahun ini adalah Bersama Kita Wujudkan Generasi Emas di Masa Depan. Tema ini, menurutnya, selaras dengan cita-cita nasional untuk membentuk generasi emas Indonesia tahun 2045.
“SD Muga merasa memiliki tanggung jawab dalam mendukung cita-cita tersebut. MPLS menjadi pintu awal membentuk karakter dan semangat peserta didik,” ujarnya.
Ketua MPLS, Ustadz Nanang Fahrurroji SPd, menambahkan bahwa penutupan tahun ini dimeriahkan dengan penampilan ekstrakurikuler siswa. Beberapa unit kegiatan yang tampil antara lain paduan suara, Hizbul Wathan (HW), Tapak Suci, dan story telling.
“Anak-anak menampilkan kebolehan mereka dalam bidang ekstrakurikuler. Ini menjadi bagian dari pengenalan dan motivasi bagi siswa baru untuk aktif dan percaya diri,” katanya.
Puncak acara penutupan MPLS ditandai dengan aksi simbolik bertajuk Pohon Sejuta Harapan. Sebanyak 91 siswa baru kelas 1 membubuhkan cap jempol mereka sebagai simbol dedaunan dalam karya lukis berbentuk pohon.
Kreator karya ini, Ustadzah Rakhmatussakdiyah MPd, menjelaskan bahwa Pohon Sejuta Harapan merupakan visualisasi dari semangat tema MPLS tahun ini.
“Pohon yang tegak dan kokoh menggambarkan peran pendidikan sebagai penopang utama tumbuhnya harapan dan cita-cita. Dari sinilah lahir generasi emas di masa mendatang,” tuturnya.
Karya ini dilukis di atas kanvas ukuran 70 x 90 cm menggunakan cat akrilik dan texture paint. Proses pengerjaannya memakan waktu sekitar delapan jam. Setiap cap jempol yang membentuk dedaunan mengandung makna: jejak awal yang sederhana namun penuh harapan bagi perjalanan panjang para peserta didik SD Muga. (*)
Penulis Luqman Wahyudi Editor M Tanwirul Huda





0 Tanggapan
Empty Comments