SD Aisyiyah 1 Nganjuk mengadakan kegiatan outing class sebagai rangkaian pengayaan setelah pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester, Selasa (09/12/2025).
Kegiatan ini menjadi momen penyegaran bagi siswa setelah melewati ujian. Sekaligus sarana pembelajaran kontekstual yang menghadirkan pengalaman belajar langsung di luar ruang kelas.
Lebih lanjut, kegiatan ini terhadiri oleh seluruh siswa kelas 1 sejumlah 130 siswa dan 10 guru pendamping.
Fasilitas Lengkap dan Ramah Anak
Perpustakaan Daerah Nganjuk terpilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki fasilitas lengkap dan ramah anak. Bangunan perpustakaan yang modern, ruang baca yang nyaman, serta sarana multimedia yang edukatif memberikan suasana baru bagi siswa untuk belajar lebih aktif, kreatif, dan penuh eksplorasi.
Ruangannya yang luas membuat anak-anak dapat bergerak bebas tanpa merasa jenuh. Sementara koleksi bukunya yang beragam menumbuhkan rasa ingin tahu sejak pertama kali mereka masuk.
Kegiatan bermula dengan berdoa bersama dan hafalan surat pendek sebagai pembiasaan rutin di sekolah. Walaupun kegiatan berada di luar lingkungan sekolah, nilai spiritual tetap menjadi prioritas.
Hal ini menjadi bentuk pembiasaan karakter religius yang SD Aisyiyah 1 Nganjuk terapkan. Setelah selesai berdoa, siswa melaksanakan salat dhuha berjamaah, yang terpandu oleh guru.
Suasana hening dan khusyuk memberi kesan bahwa outing class tidak hanya menjadi ajang rekreasi edukatif, tetapi juga penguatan akhlak.
Memasuki sesi berikutnya, siswa diarahkan menuju ruang bioskop mini di perpustakaan. Anak-anak tampak begitu antusias melihat ruangan dengan layar lebar, seakan berada di bioskop sungguhan.
Sebelum menonton, guru mengajak siswa melakukan ice breaking untuk meningkatkan semangat dan konsentrasi. Lagu Mars Aisyiyah menggema dengan penuh energi, bersambung dengan Maju Tak Gentar yang mereka nyanyikan bersama-sama.
Suasana menjadi semakin meriah ketika salah satu siswa kelas 1 bernama Khadijah, tampil membawakan storytelling. Dengan suara lantang dan ekspresi yang hidup, Khadijah berhasil mencuri perhatian teman-temannya.
Ia bahkan mengajak teman-teman semua untuk terlibat dalam ceritanya, menciptakan interaksi yang hangat dan menyenangkan.
Ajarkan Etika Sejak Dini
Setelah sesi penyegar tersebut, film edukatif mulai diputar. Film ini menampilkan cara beretika dan berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari sejak dini. Seperti bagaimana memberikan barang dengan aman, cara bersikap sopan, serta pemahaman sederhana tentang menjaga keselamatan.
Materi yang tersampaikan dalam bentuk visual membuat siswa mudah memahami pesan moral. Selesai menonton, anak-anak menikmati waktu istirahat sambil menyantap makanan bergizi yang telah pemerintah sediakan melalui MBG.
Suasana terlihat begitu hangat ketika siswa duduk berkelompok, saling bercerita tentang film yang baru saja ditonton.
Setelah istirahat, tibalah momen yang paling ditunggu eksplorasi buku. Pihak sekolah menyediakan lembar tugas untuk mencatat judul buku yang telah para siswa baca.
Siswa berkesempatan memilih buku sesuai minat mereka mulai dari cerita hewan, dongeng, buku pengetahuan, hingga komik edukatif. Mereka berjalan dari rak ke rak dengan mata berbinar, menunjukkan betapa menariknya dunia literasi bagi mereka.
Banyak siswa yang berdiskusi kecil tentang gambar atau isi buku yang mereka temukan, sebuah pemandangan yang menunjukkan tumbuhnya budaya literasi sejak dini.
Kegiatan outing class ini memberikan pengalaman lengkap bagi siswa belajar, beribadah, eksplorasi, bermain, sekaligus mempererat hubungan sosial.
Melalui kegiatan di Perpustakaan Daerah Nganjuk ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru. Tetapi juga tumbuh kecintaannya terhadap membaca, meningkat kemampuan berinteraksi, serta menguat karakter religius dan sopan santun yang diharapkan menjadi bekal mereka ke depannya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments