Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Percakapan Bahasa Arab Mengawali Pembelajaran di MI Muhammadiyah 10 Pesanggrahan

Iklan Landscape Smamda
Percakapan Bahasa Arab Mengawali Pembelajaran di MI Muhammadiyah 10 Pesanggrahan
Siswa-siswi MI Muhammadiyah 10 Pesanggrahan sedang belajar Muhadatsah di halaman madrasah. Kamis (6/11/2025). (Fatchul Mubin/PWMU.CO)
pwmu.co -

Apel pagi menjadi rutinitas di MI Muhammadiyah 10 Pesanggrahan, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Kamis (6/11/2025). Seperti biasa, kegiatan tersebut diisi dengan berbagai program pembiasaan seperti tahfidz, edukasi, dan motivasi sesuai jadwal masing-masing guru piket. Salah satu kegiatan menarik yang turut mengawali pembelajaran pagi itu adalah muhadatsah atau percakapan dalam bahasa Arab.

Bahasa Arab memang menjadi salah satu pelajaran prioritas di madrasah yang berlokasi di bantaran Bengawan Solo ini. Meski bukan madrasah berbasis pesantren, MI Muhammadiyah 10 Pesanggrahan menerapkan sistem pembelajaran bahasa Arab dengan pendekatan semi-pesantren. Program muhadatsah ini dibimbing langsung oleh Aunur Rochman, M.A., guru tetap bidang studi agama Islam.

Menurutnya, tema percakapan disesuaikan dengan jenjang kelas dan kebutuhan siswa. Di antara tema yang diajarkan adalah mufrodat (kosakata), al-anshithah al-yaumiyyah (kegiatan sehari-hari), adawatun madrasiyyah (peralatan sekolah), al-auqat (waktu), dan al-mihnah (profesi). Para siswa dari kelas satu hingga kelas enam tampak antusias mengikuti kegiatan muhadatsah sederhana tersebut.

Aunur Rochman menjelaskan, metode yang digunakan dimulai dari mendengar dan menirukan secara klasikal, kemudian dilanjutkan dengan praktik percakapan sederhana.

“Pembelajaran bahasa Arab ini bertujuan menambah pengetahuan siswa dalam bidang mufrodat, menumbuhkan keberanian berbicara (muhadatsah), serta memudahkan mereka dalam memahami al-Qur’an,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pembiasaan ini memberikan dampak positif bagi para siswa, baik selama belajar di madrasah maupun setelah lulus nanti.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Raisyah Ainun Sholihah, siswi kelas enam yang akrab disapa Minun, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. “Walaupun hanya setengah jam setiap minggu, muhadatsah sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Azwa Shofia Adilah, siswa kelas enam lainnya, menyampaikan harapannya. “Saya senang dengan kegiatan muhadatsah ini. Semoga suatu saat bisa melanjutkan sekolah di Saudi Arabia,” ujarnya penuh semangat.

Pentingnya belajar bahasa Arab juga ditekankan dalam kaidah ushul fikih, maa laa yatimmul waajibu illa bihi fahuwa waajibun, sesuatu yang menjadi sarana penyempurna kewajiban, maka ia juga menjadi wajib. Begitu pula dengan bahasa Arab yang menjadi sarana utama memahami al-Qur’an dan Hadis. Karena itu, pembelajaran bahasa Arab perlu mendapat prioritas di setiap lembaga pendidikan Islam. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡