Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pergulatan Muhammadiyah Mazhab Masangan Wetan

Iklan Landscape Smamda
Pergulatan Muhammadiyah Mazhab Masangan Wetan
Oleh : Hafidhul Ilmi' Kader IPM Gresik
pwmu.co -

Hadir dengan ketebalan 408 halaman, buku Muhammadiyah Mazhab Masangan Wetan: Pergulatan Pemikiran Aktivis Menafsir Muhammadiyah-Islam-Indonesia karya Dr. Sholihul Huda, M. Fil.I. dirilis oleh penerbit Samudra Biru pada Maret 2025.

Buku ini menawarkan perspektif segar mengenai dinamika intelektual para aktivis dalam menavigasi nilai-nilai persyarikatan di tengah kompleksitas kebangsaan.

Mengembangkan Muhammadiyah merupakan tantangan tersendiri bagi para aktivis dan jamaahnya.

Dinamika sosial masyarakat, serta perkembangan pemikiran dan pandangan keagamaan, sangat mempengaruhi paradigma dalam menjalankan aktivitas keagamaan, termasuk dalam praktik ber-Muhammadiyah.

Hiruk-pikuk kehidupan berbangsa dan bernegara pun turut memberikan pengaruh, baik langsung maupun tidak langsung, kepada jamaah, khususnya warga Muhammadiyah dan umat Islam di Indonesia secara umum.

Oleh karena itu, penting kiranya untuk sejenak melakukan refleksi dan penafsiran ulang terhadap dinamika pemikiran keagamaan dan perjuangan dalam mengembangkan Persyarikatan Muhammadiyah, terutama dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

Buku “Muhammadiyah “Mazhab Masangan Wetan”” ini merupakan gambaran nyata dari realitas dakwah Muhammadiyah pada tingkat akar rumput.

Buku ini merekam pengalaman langsung penulis dalam pergulatan sosialnya saat menjalankan misi dakwahnya.

Penulis yang merupakan aktivis tulen dan tokoh intelektual Muhammadiyah adalah juga seorang Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) di Masangan Wetan, Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Maka dalam buku ini disajikan sebuah refleksi tentang bagaimana Muhammadiyah, Islam, dan Indonesia dipahami serta diperjuangkan di tingkat akar rumput.

Apa yang tertuang dalam buku ini, menempatkan Desa Masangan Wetan sebagai fakta nyata bagaimana Muhammadiyah tetap eksis dan berusaha untuk terus tumbuh di tengah masyarakat Nahdliyin (NU).

Dengan segala keterbatasan, semangat dakwah tetap menyala.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Konsep “Ranting Penting, Cabang Berkembang, Muhammadiyah Jaya” menjadi semacam semboyan untuk terus menggerakkan dakwah, meskipun dengan sumber daya yang minim.

Salah satu bagian yang menarik dari buku ini adalah konsep noto ati, noto pikir, dan noto laku sebagai landasan kesadaran aktivis Muhammadiyah.

Noto Ati berkaitan dengan kesadaran bahwa aktivitas dalam berMuhammadiyah harus dilandasi mencari ridha Allah.

Noto Pikir berkaitan dengan pentingnya budaya literasi, diskusi, dan riset bagi kader Muhammadiyah.

Noto Laku berkaitan dengan penanaman sikap fastabiqul khairat. Aktivis Muhammadiyah harus berakhlak baik tanpa melihat perbedaan latar belakang.

Dalam konteks keislaman, buku ini juga memperkenalkan konsep moderasi Islam yang diusung Muhammadiyah. Moderasi ini meliputi empat aspek, yaitu: 1) Moderasi Pemikiran Keislaman; 2) Moderasi Kultur Keagamaan; 3) Moderasi Pola Kebangsaan; dan 4) Moderasi Kemuhammadiyahan

Meski mengambil setting lokal, buku ini menarik dan relevan sebagai panduan para perjuangan persyarikatan Muhammadiyah dalam menjalankan misi dakwahnya.

Buku ini memberikan wawasan tentang bagaimana selazimnya berdakwah di tengah dinamika sosial dan tantangan zaman.

Gaya penulisan yang reflektif dan berbasis pengalaman empiris, menjadikan buku ini menarik.

Tidak berlebihan bila para juru dakwah dan sepatutnya pimpinan Muhammadiyah pada semua tingkatan untuk membacanya.***

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡