Semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw memenuhi lingkungan SD Muhammadiyah 18 Surabaya dalam peringatan Maulid Nabi yang penuh makna. Kegiatan bertema Rindu Nabi Sang Teladan Istimewa diikuti oleh siswa kelas 3 dan 4, Rabu (10/9/2025).
Acara inti diisi dengan tausiyah interaktif yang disampaikan oleh Bunda Atin SVent. Ciri khas gaya penyampaian yang hangat serta kehadiran boneka lucu bernama Gardita menjadikan suasana lebih ceria dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Dalam tausiyahnya, Bunda Atin menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad Saw, mulai dari sifat jujur, sabar, hingga kasih sayang kepada sesama.
“Merindukan Nabi itu seperti merindukan sosok pahlawan terbaik, yang mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang lebih baik,” ujarnya sambil mengajak anak-anak berinteraksi bersama Gardita.
Kehadiran Gardita berhasil mencairkan suasana, membuat siswa semakin antusias, dan memudahkan mereka dalam menyerap pesan-pesan yang disampaikan.
Selain tausiyah, acara juga dimeriahkan dengan berbagai permainan edukatif yang mengajak siswa mengekspresikan rasa cinta mereka kepada Rasulullah.
Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Ustaz Ach Barizi SPd MPd berharap peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan dan keteladanan kepada Rasulullah Saw.
“Semoga semangat ‘Rindu Nabi Sang Teladan Istimewa’ tidak hanya berhenti pada acara hari ini, tetapi terus terpatri dalam hati dan tindakan kita sehari-hari,” ungkapnya.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini berhasil menciptakan suasana yang berkesan dan penuh edukasi. Anak-anak belajar bahwa merayakan kelahiran Nabi Muhammad Saw bukan sekadar seremonial, melainkan wujud meneladani, mencintai, dan mengamalkan ajaran beliau dalam kehidupan nyata.





0 Tanggapan
Empty Comments