Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Warukulon dan Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) melaksanakan Gebyar Milad ke-113 Muhammadiyah dan IGABA ke- 28, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini terhadiri oleh siswa dan wali TK/Paud se kecamatan Pucuk, PRM dan PRA Warukulon, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Warukulon, dan Perguruan Muhammadiyah Warukulon.
Acara terbuka dengan kegiatan pawai mengelilingi desa Warukulon setiap siswa. Di samping itu, Wali membawa bendera milad Muhammadiyah juga diiringi drumband band dari MIM 02 Padengan Ploso sehingga semakin meriah.
Rangkaian Acara
Di sepanjang jalan juga ada warga Muhammadiyah yang memberikan minuman dan jajan sehingga mempererat ukhuwah.
Setelah pawai ta’aruf selesai berlanjut dengan acara inti yang terpimpin master of ceremoni (MC), yakni ibunda inayah dari PAUD Bakung.
Sebelum acara ada tarian dari Paud Warukulon kemudian pembukaan, tilawah oleh ananda fati nur Laili dari Paud bakung, menyanyikan Indonesia raya mars Muhammadiyah dan Aisyiyah, sambutan dari ketua Dikdasmen PCA Pucuk, Korwil Pucuk, Kepala Desa Warukulon, dan PCM Pucuk, Dan dilanjutkan dengan mewarnai tas dan penutup.
Bidang korwil Pucuk Kasmiadi SPd MPd menyampaikan mengakui Muhammadiyah menjadi pilar penting untuk bangsa.
“Selama 113 tahun Muhammadiyah menjadi pilar penting untuk bangsa dari segala aspek semoga segala kontribusinya menjadi amal ibadah bagi kita semua. Semangat Islam yang diwariskan kepada kita menjadi penggerak untuk memajukan peradaban” ujarnya.
Beliau juga menambahkan tentang bangganya terhadap IGABA Pucuk dan mengucapkan selamat milad.
“Ketika saya mendatangi IGABA, saya pasti menemu kegiatan yang mebanggakan. Selaku korwil sangat mengapresiasi seluruh pimpinan guru atas kerjasama dan dukungan, khususnya IGABA yang mengantarkan putra-putri kita menjadi kebanggaan. Paling akhir selamat milad Muhammadiyah ke-113 dan selamat milad IGABA ke- 28” tambahnya.
Pantun PCM Pucuk
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pucuk, KH Sanusi SPd menyampaikan perkembangan Muhammadiyah dengan mengawali sebuah pantun,
“Bunga melati harum mewangi, tumbuh subur di depan rumah. Di halaman mim 07 kita berserih, merayakan milad IGABA dan Muhammadiyah” tutur Sanusi.
“Petik mawar di pagi hari, harinya semerbak keseluruh taman. Kita rayakan IGABA ini ,dan lakukan dengan penuh kebanggaan” ujarnya.
“Muhammadiyah memiliki lompatan besar yang tidak hanya di dalam negeri namun juga luar negeri Muhammadiyah adalah negara terkaya ke 4 di dunia. Ini berkat kita semua di muhammadiyah tidak menginginkan apapun karna hanya ingin mendapatkan naungan-Nya di dunia dan di akhirat” ucapnya.
Tak ketinggalan, ia turut menyampaikan alasan kenapa Muhammadiyah tetap ada sampai dengan 113 tahun dan penting mengharap ridho Allah,
“Selama Muhammadiyah masih memberi manfaat maka Muhammadiyah akan tetap eksis maka mari kita mengharap ridho Allah agar kita selalu ditolong oleh Allah karena ridho Allah adalah nikmat paling besar dari pada apapun” pungkasnya.
Dalam menutup sambutanya beliau memberikan pantun. “Beli peniti ketemu buku, pensilnya berwarna biru, mari tingkatkan mutu agar IGABA semakin maju” pungkasnya.
“Burung merpati di atas awan, hinggap sejenak di kandang angsa. Warga Muhammadiyah terus berjuang untuk kesejahteraan bangsa” ujar KH Sanusi disambut dengan tepuk tangan peserta.


0 Tanggapan
Empty Comments