SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) memperingati Hari Ibu dengan cara sederhana namun penuh makna. Bertepatan dengan pembagian rapor semester I tahun ajaran 2025/2026, sekolah menyiapkan 400 paket sayur gratis yang dibagikan kepada para wali murid, khususnya para ibu, yang hadir ke sekolah, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini menjadi kejutan hangat di tengah agenda rapotan yang biasanya berlangsung formal.
Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak ramai meski cuaca diselimuti mendung tipis. Para orang tua berdatangan untuk menerima laporan hasil belajar putra-putri mereka di penghujung tahun 2025. Di halaman SD Mudri yang beralamat di Jalan Raya Pancawarna 11C AU 18–19 Kota Baru Driyorejo, Gresik, panitia telah menata ratusan paket sayur berisi berbagai kebutuhan dapur, seperti kangkung, sawi, wortel, cabai, pare, dan kubis. Seluruh paket dapat diambil secara gratis tanpa syarat.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Driyorejo, Teguh Abdillah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para ibu yang memiliki peran besar dalam mendampingi pendidikan anak, terutama di rumah. Menurutnya, momen Hari Ibu sangat tepat dimaknai melalui tindakan nyata, bukan sekadar seremoni. Pembagian rapor dipilih agar pesan penghargaan tersebut dapat tersampaikan langsung kepada orang tua.
“Selama ini peran para ibu sangat luar biasa, mulai dari mendampingi belajar di rumah hingga membentuk karakter anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih sekaligus menghadirkan suasana rapotan yang berbeda dan lebih hangat,” ujarnya.
Selain memperingati Hari Ibu, kegiatan berbagi sayur gratis ini juga membawa pesan kepedulian sosial dan gaya hidup sehat. Sekolah ingin mengingatkan pentingnya konsumsi sayur bagi keluarga, sekaligus menanamkan nilai berbagi kepada siswa.
“Tak hanya sayur, setiap paket juga mendapat bonus satu buah tempe sebagai sumber protein yang kaya manfaat,” ujar Shofiyah, S.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan. Ia menambahkan, “Kami menyiapkan 400 paket yang terdiri atas sayur sop, sayur asem, capcay, dan sayur pare teri.”
Antusiasme wali murid terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Banyak yang mengaku terkejut karena tidak menyangka akan menerima paket sayur saat datang mengambil rapor. Dian Wahyu Andriani, wali murid siswa kelas 5 Ziyada Kanahaya Raihanisti Utomo, mengatakan kegiatan tersebut terasa sederhana, namun sangat berkesan.
“Wah, dapat sayur. Alhamdulillah, bisa pilih-pilih sayur di sini,” tuturnya dengan wajah sumringah.
Setiap wali murid menerima satu paperbag untuk membawa sayur dan tempe. “Biasanya rapotan membuat deg-degan, tetapi hari ini suasananya lebih santai. Pulang membawa rapor sekaligus sayur, rasanya senang, apalagi sudah disediakan paperbag,” pungkasnya saat diwawancarai PWMU.CO.
Pembagian 400 paket sayur berlangsung tertib dan lancar hingga seluruh paket habis dibagikan. Sekolah berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi positif pada agenda penting lainnya.
Sebanyak tiga guru bertugas menjaga stan sayur, yakni Shofiyah, S.Pd., Fadilla Puspita Dewi, S.Pd., dan Annisa Vidyasari, S.Hum., S.Pd. Mereka berjaga sejak pukul 07.00 WIB hingga stan ditutup pada pukul 10.15 WIB. Meski sinar matahari mulai terasa terik, semangat tim tidak surut hingga seluruh rangkaian rapotan selesai.
“Dengan pembagian sayur gratis ini, kami senang melihat wajah orang tua yang keluar dari sekolah tampak gembira dan bahagia. Ini kali pertama SD Mudri menghadirkan suasana baru saat rapotan sekaligus memperingati Hari Ibu,” ujar Fadilla Puspita Dewi, S.Pd., dengan senyum mengembang.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo menegaskan komitmennya untuk membangun hubungan harmonis antara sekolah dan orang tua, serta menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga nilai kepedulian dan kebersamaan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments