SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya terus memperkuat perannya dalam menyiapkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Program Double Track yang dilaksanakan pada Selasa (27/1/2026), bertempat di Masjid Nurul Ilmi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII serta dilaksanakan secara bertahap sesuai jenjang kelas, yaitu kelas XII pukul 07.00 WIB, kelas XI pukul 08.50 WIB, dan kelas X pukul 10.10 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh guru pengajar masing-masing kelas guna memastikan informasi yang disampaikan dapat dipahami secara utuh oleh peserta didik.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa dan orang tua mengenai Program Double Track, mulai dari konsep dasar, alur pelaksanaan, hingga manfaat jangka panjang yang dapat diperoleh peserta.
Program Double Track merupakan salah satu program unggulan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya yang dirancang untuk membekali siswa dengan kompetensi akademik sekaligus keterampilan vokasi berskala internasional.
Program Double Track sebelumnya telah resmi diluncurkan pada Jumat, 31 Oktober 2025, bertempat di Mas Mansyur Hall lantai 6 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dengan Matahari Global Edu (MGE), lembaga pelaksana kerja sama pendidikan luar negeri di bawah naungan Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Mantan Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Astajab S.Pd M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Double Track menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan global.
“Peserta Program Double Track akan mengikuti kuliah vokasi dan pelatihan industri di Jerman. Pada waktu yang bersamaan, peserta juga menempuh pendidikan S-1 secara daring di perguruan tinggi Muhammadiyah yang telah bekerja sama dengan Muhammadiyah Global Edu, dengan program studi yang selaras dengan bidang pelatihan industri yang diikuti,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa program ini ditempuh dalam kurun waktu kurang lebih tiga tahun. Setelah menyelesaikan program, peserta akan memperoleh sertifikat profesi internasional sekaligus ijazah Sarjana (S-1), yang selanjutnya dapat digunakan untuk melanjutkan studi ke jenjang S-2 dengan estimasi waktu sekitar 1,5 tahun.
Dengan demikian, selama mengikuti program di Jerman, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja internasional, tetapi juga capaian akademik yang diakui.





0 Tanggapan
Empty Comments