Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKNMAs) Kelompok 101 di Desa Kerinci Kanan, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Mereka menginisiasi program pendampingan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di desa tersebut.
Program ini bermula dengan kegiatan survei langsung yang berfokus pada UMKM kuliner di desa tersebut. Para mahasiswa mengunjungi dua usaha rumahan, yaitu dimsum milik Ibu Desinta dan es teler milik Ibu Nia.
Selama survei, para mahasiswa berdiskusi dengan para pemilik usaha untuk memahami proses produksi, tantangan pemasaran, serta potensi yang bisa berkembang lebih lanjut.
Dari hasil survei, ditemukan bahwa sebagian besar UMKM memiliki produk berkualitas, namun belum memiliki identitas visual yang kuat untuk bersaing di pasar yang lebih luas.
Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa KKNMAs 101 menawarkan bantuan konkret berupa pembuatan logo dan desain spanduk secara gratis.
Sirri Labihah, salah seorang mahasiswa yang terlibat dalam tim desain, menjelaskan bahwa identitas visual seperti logo adalah langkah awal yang krusial untuk membangun kesadaran merek (brand awareness).
“Logo yang baik akan membuat produk lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Kami mencoba membuat desain yang sederhana namun tetap merepresentasikan keunikan dari masing-masing produk UMKM” ujarnya.
Selain pembuatan logo, mereka juga membantu mendesain spanduk sebagai media promosi yang bisa terpasang di lokasi usaha. Bantuan ini menuai sambutan baik oleh para pelaku UMKM, di antaranya adalah Ibu Desinta, penjual dimsum, dan Ibu Nia, penjual es teler.
Desinta mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Selama ini kami hanya berjualan biasa saja, tidak terpikir soal logo. Adanya bantuan ini semoga bisa membuat produk kami lebih dikenal” ungkapnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKNMAs Kelompok 101 berharap dapat memberikan kontribusi nyata yang berkelanjutan. Sekaligus membantu UMKM Desa Kerinci Kanan untuk naik kelas dan meningkatkan daya saing produk lokal.





0 Tanggapan
Empty Comments