Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr. Hidayatulloh, M.Si., menegaskan terus melakukan akselerasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Saat ini pihaknya tengah memfokuskan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) yang berlokasi di kawasan Sekardangan, Sidoarjo.
Penegasan itu disampaikan Dr. Hidayatulloh saat memberitakan sambutan pada kegiatan Halalbihalal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, di Auditorium KH. Ahmad Dahlan Umsida, Ahad (5/4/2026).
Menurutnya, pembangunan rumah sakit ini merupakan langkah strategis menyusul hadirnya Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) di kampus tersebut. Sebagai universitas yang terus berkembang, Umsida berkomitmen menyediakan fasilitas rumah sakit milik sendiri sebagai sarana praktik (Rumah Sakit Pendidikan) bagi para mahasiswanya.
Lokasi rumah sakit ini menempati lahan yang sebelumnya merupakan Kampus Unggala. Setelah institusi tersebut tutup, lahan tersebut resmi dibeli oleh Umsida untuk direnovasi total dan dialihfungsikan menjadi fasilitas kesehatan modern.
Tidak hanya mengandalkan lahan yang ada, Umsida juga melakukan perluasan area secara signifikan guna memastikan fasilitas yang memadai. Pembebasan lahan di depan eks-Kampus Unggala telah dibebaskan. Pembelian lahan di bagian belakang juga dilakukan untuk pengembangan jangka panjang rumah sakit.
Dalam keterangannya, Dr. Hidayatulloh menyampaikan optimisme bahwa proyek ini akan selesai tepat waktu. Saat ini, pengerjaan fisik dan renovasi telah mencapai angka 80 persen.
“Rumah sakit ini kami targetkan Agustus sudah beroperasi. Sekarang sudah 80 persen selesai,” ujar Rektor Umsida.
Selain fokus pada pembangunan rumah sakit, Umsida juga tetap konsisten mengembangkan infrastruktur pendidikan dengan membangun gedung perkuliahan baru di Kampus 1, 2, dan 3. Di tengah berbagai proyek besar ini, pihak rektorat berharap dukungan moral dari seluruh lapisan masyarakat.
“Mohon doa restunya, mudah-mudahan kami diberikan kelancaran dalam menuntaskan amanah ini demi kemajuan pendidikan dan kesehatan di Sidoarjo,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments