Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Perkuat Kompetensi Guru, KKN Kelompok 25 UM Surabaya Adakan Workshop KKA dan Literasi Berbasis Budaya Lokal

Iklan Landscape Smamda
Perkuat Kompetensi Guru, KKN Kelompok 25 UM Surabaya Adakan Workshop KKA dan Literasi Berbasis Budaya Lokal
Perkuat kompetensi guru, KKN Kelompok 25 UM Surabaya adakan workshop kka dan literasi berbasis budaya lokal. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana aula Kantor Gugus 1 Kecamatan Gondang pada Sabtu pagi terasa berbeda dari biasanya. Kursi yang tersusun rapi terisi oleh para guru SD Negeri yang tergabung dalam Gugus 1 Kecamatan Gondang yang hadir dengan penuh antusiasme. Mereka datang bukan sekadar untuk mengikuti acara formal, melainkan untuk menimba ilmu baru yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan masa kini (9/8/2025).

KKN Kelompok 25 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) menjadi motor penggerak kegiatan Workshop Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) & Peningkatan Literasi Baca-Tulis Melalui Buku Cerita Bergambar Lokal ini. Tema tersebut dipilih dengan pertimbangan bahwa pendidik masa kini perlu memiliki keterampilan mengintegrasikan teknologi dan literasi kreatif dalam proses belajar mengajar, agar siswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta di era digital.

Acara dimulai tepat pukul 09.00 WIB, dibuka dengan sambutan hangat dan dipandu oleh Anggun Filla Vinata, salah satu anggota KKN Kelompok 25, yang berperan sebagai moderator. Dengan pembawaan yang enerjik dan komunikatif, ia berhasil menjaga suasana workshop tetap hidup, membuat para peserta aktif terlibat dari awal hingga akhir kegiatan.

Workshop menghadirkan dua narasumber ahli yang berpengalaman di bidangnya. Aswin Rosadi SKom MT sebagai narasumber pertama membahas pentingnya pengenalan koding dan kecerdasan artifisial bagi guru sekolah dasar. Ia menjelaskan bahwa pemahaman dasar tentang koding bukan hanya soal mempelajari bahasa pemrograman, tetapi juga melatih pola pikir logis, sistematis, dan kreatif yang dapat diaplikasikan pada berbagai mata pelajaran.

“Guru yang memahami teknologi akan lebih mudah mengajak siswanya menjadi pencipta, bukan sekadar pengguna,” tegasnya, sembari memberikan contoh aplikasi koding sederhana yang bisa digunakan di kelas.

Literasi Berbasis Kearifan Lokal

Sesi kedua diisi oleh Lilik Binti Mirnawati SPdI MPd yang memaparkan strategi membangun literasi baca-tulis melalui buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal. Menurutnya, bahan bacaan yang dekat dengan kehidupan anak akan membuat pembelajaran terasa lebih relevan dan bermakna.

“Cerita lokal membuat anak merasa dekat dengan materi yang dipelajari, sekaligus menanamkan nilai budaya dan mengasah keterampilan berbahasa,” ungkapnya sambil menunjukkan beberapa contoh buku cerita bergambar hasil karya lokal.

Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling dinanti. Para guru aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari bagaimana cara memanfaatkan platform koding gratis untuk siswa SD hingga tips memilih cerita lokal yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa topik yang diangkat benar-benar menjawab kebutuhan mereka di lapangan.

Ketua KKN Kelompok 25, Andhika Surya Permana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Gondang.

“Kami ingin meninggalkan jejak kebermanfaatan yang nyata. Harapannya, setelah workshop ini, guru-guru dapat memadukan teknologi dan literasi dalam pembelajaran sehingga lebih menarik dan efektif,” ujarnya.

Workshop yang berlangsung hingga siang hari itu diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber dan sesi foto bersama. Para guru meninggalkan aula dengan senyum lebar, membawa ide-ide baru yang siap diimplementasikan di kelas masing-masing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan guru-guru SD di Kecamatan Gondang semakin percaya diri dalam mengintegrasikan teknologi dan budaya lokal ke dalam pembelajaran, sehingga mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakar pada budaya bangsa. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu