Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Perkuat Kompetensi Mahasiswa, UM Surabaya Hadirkan Pakar Internasional Bahas Thalassemia

Iklan Landscape Smamda
Perkuat Kompetensi Mahasiswa, UM Surabaya Hadirkan Pakar Internasional Bahas Thalassemia
pwmu.co -
Prodi STr TLM UM Surabaya dalam kegiatan visiting professor. (Istimewa/PWMU.CO)
Prodi STr TLM UM Surabaya dalam kegiatan visiting professor. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis Universitas Muhammadiyah Surabaya sukses menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor pada (19/7/2025), yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini mengusung tema “Validation of Laboratory Testing for Thalassemia Detection Analytical”.

Acara ini diikuti oleh 135 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Sarjana Terapan serta D3 Teknologi Laboratorium Medis. Dalam sambutannya, Asri, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menekankan pentingnya peningkatan wawasan civitas akademika terhadap penyakit Thalassemia.

“Saya mendukung dan turut senang atas terselenggaranya kegiatan Visiting Professor ini. Kita harus terus meningkatkan wawasan mengenai penyakit Thalassemia, yang jumlah kasusnya terus meningkat setiap tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Ibu Ellies Tunjung SM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen akademik dalam memperluas cakrawala pengetahuan mahasiswa, khususnya di bidang ilmu terapan yang relevan dengan isu kesehatan global.

“Kegiatan Visiting Professor ini bukan hanya sebagai sarana berbagi ilmu, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai Thalassemia dari sisi laboratorium, klinis, hingga manajerial. Kami berharap mahasiswa mampu menyerap ilmu dari para pakar internasional sehingga lebih siap menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang,” ungkapnya.

Manajemen Pasien Thalassemia

Prodi STr TLM UM Surabaya dalam kegiatan visiting professor. (Istimewa/PWMU.CO)

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Professor Ts Dr Wan Ismahanisa Ismail dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Beliau memaparkan materi secara komprehensif mengenai manajemen pasien Thalassemia, mencakup aspek peran tenaga kesehatan khususnya ATLM dalam mendiagnosis penyakit thalasemia, serta strategi pencegahan yang bersifat holistik dan berkelanjutan.

Prof Isma dalam penyampaian materinya menekankan tentang pentingnya skrining kesehatan sebelum menikah, khususnya tes Thalassemia. Hal ini karena Thalassemia merupakan penyakit genetik yang dapat diturunkan kepada anak, dan membutuhkan perawatan jangka panjang yang tidak hanya kompleks secara medis tetapi juga berdampak besar secara ekonomi.

Materi yang disampaikan juga menekankan beberapa aspek krusial dalam manajemen Thalassemia, antara lain pentingnya transfusi darah yang aman dan sesuai fenotip, terapi kelasi besi untuk mencegah penumpukan zat besi, serta peran vital tenaga kesehatan dalam pemantauan terapi dan edukasi pasien.

Di samping itu, upaya pencegahan melalui edukasi masyarakat dan program skrining pasangan sebelum menikah dianggap sebagai langkah strategis dalam menekan angka kelahiran anak dengan Thalassemia mayor. Kombinasi antara penanganan klinis dan pendekatan promotif-preventif inilah yang menjadi kunci dalam pengelolaan Thalassemia secara berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan Visiting Professor ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan wawasan seluruh civitas akademika dalam memahami, menangani, dan berperan aktif dalam upaya pencegahan penyakit Thalassemia secara lebih menyeluruh dan berkesinambungan. (*)

Penulis Vella Rohmayani Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu