
PWMU.CO – Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran menggelar kajian Islam dan buka bersama pada Kamis (13/3/2025) dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa Mamsaka.
Kajian Islam kali ini menghadirkan Ustadz Adzhan Mahdi yang membahas “Fikih Puasa: Rukun, Syarat, dan Hal yang Membatalkan Puasa.” Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati dan perilaku agar tetap sesuai dengan tuntunan Islam.
“Puasa yang diterima oleh Allah Swt bukan hanya sekadar menahan makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berkata kasar, berbohong, dan berbuat zalim,” ujar Ustadz Adzhan.
Ia juga menekankan bahwa ibadah puasa bersifat personal dan tidak tampak oleh orang lain, berbeda dengan shalat atau zakat yang dapat disaksikan secara langsung.
“Puasa adalah ibadah yang hanya diketahui oleh Allah dan diri kita sendiri. Oleh karena itu, puasa melatih kejujuran dan keikhlasan dalam beribadah,” ungkapnya.
Menjelang waktu berbuka, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan pembagian takjil. Ketika azan Maghrib berkumandang, peserta berbuka puasa dengan hidangan sederhana sebelum melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di halaman madrasah.
Ketua panitia, Ustadz Andi Vidiyanto SPdI, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman dan mempererat silaturahmi di lingkungan madrasah.
“Dengan adanya kajian ini, kami berharap seluruh peserta semakin memahami hukum-hukum puasa dan mengamalkannya dengan benar,” ujarnya.
Kepala Mamsaka, Purwanto MPd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta serta mengucapkan terima kasih kepada para wali siswa atas donasi yang diberikan untuk mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi dan dukungan dari para wali siswa. Semoga donasi yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Purwanto.
Dengan terselenggaranya kajian fikih puasa dan buka bersama ini, Mamsaka berharap dapat terus mempererat ukhuwah Islamiah serta meningkatkan pemahaman keislaman bagi seluruh warga madrasah. (*)
Penulis Wahidul Qohar Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments