KB–TK Aisyiyah 38 KBD memperkenalkan permainan tradisional egrang batok sebagai kegiatan bermain di halaman sekolah, Jumat (30/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di Jl. Raya Phirus Biru 12 D Blok AJ No. 43, Kota Baru Driyorejo, Gresik itu disambut antusias oleh para siswa sejak pagi.
Siswa tampak bersemangat sekaligus penasaran bagaimana cara memainkan egrang batok. Kegiatan dipandu oleh guru Bahasa Inggris, Yuniarsih, S.Pd., sementara guru kelas, Vindy Meirindayani, S.Pd., memberikan contoh cara bermain yang benar.
Permainan dilakukan secara bergantian per kelas—TK B1 pada sesi pagi dan TK A1 pada sesi siang. Sembari menunggu giliran, siswa lain memberikan dukungan kepada teman-temannya, bersorak penuh semangat sambil bernyanyi bersama.
“Aku baru pertama kali main seperti ini, rasanya dag-dig-dug,” ujar Aji Saka Ramaditya, siswa TK B5 yang tampak penasaran mencoba.
Kepala TK Aisyiyah 38 Driyorejo, Ni’matul Fitriyah, S.Ag., menjelaskan bahwa egrang batok merupakan permainan tradisional asal Sulawesi Selatan yang memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak usia dini.
“Selain menstimulasi motorik kasar, permainan ini dapat memperkuat otot tangan dan kaki, meningkatkan fokus, melatih kemampuan berpikir, keberanian, dan kepercayaan diri. Di era digital sekarang, ini juga menjadi pengalaman baru bagi anak-anak,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa respons siswa sangat positif. “Alhamdulillah, anak-anak senang dan mau mencoba hal baru. Harapannya, ini bukan tantangan, tetapi pijakan untuk mereka bertumbuh,” tambahnya.
Meskipun sebagian siswa terlihat kikuk, bahkan hampir terjatuh, banyak yang tetap antusias mencoba hingga berhasil menjaga keseimbangan.
“Seru sekali! Aku senang bermain ini, tapi aku masih susah angkat kakiku di atas batok kelapa,” kata Aldebaran Arsya Mauza, siswa TK B1.
“No problem, we can try it again next time. Ok?” jawab Yuniarsih, S.Pd., sambil tersenyum. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments