Para siswa SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas mendapatkan materi tentang permasalahan remaja, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap anak akan mengalami masa remaja, dan di masa tersebut akan muncul berbagai permasalahan.
Dalam kegiatan Guest Teacher untuk siswa kelas V dan VI ini, pihak sekolah menghadirkan Bunda Maria Ulfa sebagai narasumber untuk membahas tentang masa remaja dan problematikanya. Bunda Ulfa, yang juga ibu dari siswi kelas VI Ibnu Al-Haythan, Azkia Fiarafatillah, mengaku bangga dan terhormat dapat berbagi ilmu di tengah anak-anak hebat Almadany.
“Kebanyakan kalian berusia 10–12 tahun. Di masa ini, kalian sudah memasuki awal masa remaja,” ujarnya.
Dalam penyampaiannya bertema “Menjadi Remaja Hebat: Kenali Diri, Hadapi Tantangan dengan Bijak,” Bunda Ulfa menjelaskan berbagai perubahan fisik yang terjadi di masa remaja, seperti tumbuhnya jerawat, perubahan suara, serta munculnya rambut di beberapa bagian tubuh.
Sebagai petugas bimbingan rohani di RSMG, ia juga memaparkan tiga tipe kepribadian, yaitu ambivert, ekstrovert, dan introvert. Menurutnya, pribadi introvert cenderung menyukai suasana tenang dan lebih nyaman ketika menyendiri, sementara pribadi ekstrovert lebih terbuka dan mudah mengekspresikan emosi.
Ia menegaskan bahwa emosi adalah hal wajar, baik berupa rasa senang, sedih, marah, atau terkejut. Namun, jika emosi meluap-luap dan sulit dikendalikan, hal tersebut dapat mengarah pada gangguan mental yang sering kali berhubungan dengan tekanan pikiran berat. Bila ledakan emosi sampai menimbulkan kekerasan, itu bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon serotonin, yang berkaitan dengan depresi.
“Jika kondisi ini terjadi, jangan lupa untuk dzikir, berikhtiar, dan beristirahat,” pesan Bunda Ulfa, yang tinggal di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo XIV L No. 8, Desa Randuagung, Kebomas, Gresik.
Perempuan kelahiran 26 Juli 1976 itu juga menyinggung soal cinta di masa remaja. “Rasa suka terhadap lawan jenis itu wajar, tapi jika tidak dikontrol dengan iman, bukan hanya di akhirat, di dunia pun hidup akan sengsara,” tegasnya.
Tips Agar Tidak Terjerumus Pacaran
Mengutip QS Al-Isra ayat 32, ia mengingatkan agar tidak mendekati zina karena merupakan perbuatan keji dan jalan yang buruk. Ia pun memberikan beberapa tips agar tidak terjerumus dalam pacaran, di antaranya:
- Yakin bahwa Allah selalu mengawasi,
- Menjaga diri masing-masing,
- Bertakwa kepada Allah, dan
- Bersemangat dalam belajar.
“Tidak ada istilah pacaran syar’i,” pungkasnya.
Pada sesi tanya jawab, Azzarine bertanya mengenai masa menopause. Bunda Ulfa menjelaskan bahwa menopause adalah masa ketika seorang perempuan tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut.
“Biasanya terjadi pada usia sekitar 52 tahun, sebagai proses alami ketika ovarium berhenti memproduksi hormon reproduksi,” jelasnya.
Pertanyaan selanjutnya datang dari Yaqdhan Pratama, Ketua Penegak Disiplin Sekolah (PDS) SD Almadany. Ia bertanya apakah boleh mengucapkan kata-kata mesra setelah menikah.
“Justru kalau sudah sah menjadi suami istri, hal itu bernilai ibadah,” jawab Ulfa dengan tersenyum.
Sementara itu, Dayana menanyakan batasan antara laki-laki dan perempuan dalam pergaulan.
“Batasan aurat harus dijaga. Dalam pergaulan, jaga jarak, jaga lisan, dan gunakan media sosial dengan cerdas,” tegasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments