
PWMU.CO – Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 (Mamsaka) Karangasem, Purwanto MPd menyampaikan pesan penuh makna kepada para wisudawan dalam acara Wisuda Terpadu Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran, Lamongan, Ahad (11/5/2025).
Dalam acara yang digelar di Auditorium KH Abdurrahman Syamsuri itu, Purwanto menekankan bahwa ijazah bukanlah tujuan akhir dari proses pendidikan. Menurutnya, para santri tidak boleh menjadikan ijazah hanya sebagai hiasan dinding.
“Jangan jadikan ijazah sebagai bingkai kertas saja. Tapi jadikan ijazah sebagai tolak ukur untuk memulai langkah perjuangan yang baru,” ujarnya penuh semangat di hadapan ratusan hadirin.
Ia menambahkan bahwa di era saat ini, yang dibutuhkan oleh masyarakat bukan sekadar kecerdasan akademik. “Karena sejatinya pada era sekarang ini yang dibutuhkan tidak hanya sebuah kepintaran saja. Tapi bagaimana kalian bisa berinovasi, pantang menyerah, dan selalu mencoba hal-hal yang baru,” pesannya.
Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks. Oleh sebab itu, santri lulusan Mamsaka dan lembaga lainnya di Ponpes Karangasem harus memiliki daya juang tinggi, kemampuan adaptasi, serta keberanian mengambil inisiatif untuk hal-hal yang positif.
Purwanto juga menyampaikan apresiasi kepada para orangtua/wali santri. “Tak lupa, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu wali atas kepercayaannya yang diberikan kepada kami selama 3 tahun terakhir ini. Kepercayaan itu menjadi amanah besar yang kami jaga dalam mendidik putra-putri Bapak/Ibu,” tuturnya.
Ia pun mengakhiri sambutannya dengan ucapan selamat kepada para lulusan. “Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga kalian semua menjadi generasi unggul yang membawa nama baik madrasah, pondok, dan keluarga,” katanya.
Acara Wisuda Terpadu ini diikuti oleh 330 santri dari empat lembaga pendidikan, yaitu Mamsaka, SMA Muhammadiyah 6, SMK Muhammadiyah 8, dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan rangkaian acara mulai dari pembacaan ayat suci al-Quran, sambutan, orasi ilmiah, hingga penyerahan penghargaan bagi siswa berprestasi.(*)
Penulis Wahidul Qohar Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments