Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pesan Ramadan untuk Murid SD Muhammadiyah Manyar

Iklan Landscape Smamda
Pesan Ramadan untuk Murid SD Muhammadiyah Manyar
Ria Pusvita Sari bersama murid SDMM selepas pembelajaran Matematika di kelas. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ramadan 1447 Hijriah telah dijalani bersama hingga saat ini. Bagi murid di SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Ramadan tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas menahan lapar dan haus dari fajar hingga magrib.

Ramadan kali ini menjadi momentum bagi murid SDMM—yang dikenal sebagai calon inovator masa depan—untuk menjawab tantangan dunia dengan karakter Islami yang tangguh.

Dunia dalam Genggaman dan Tantangannya

Saat ini, di tahun 2026, manusia hidup di era di mana teknologi kecerdasan buatan (AI) sudah menjadi teman belajar sehari-hari. Namun di balik kemudahan tersebut, dunia juga menghadapi tantangan besar. Krisis iklim semakin terasa dengan suhu udara yang semakin panas dan cuaca yang sulit diprediksi.

Di belahan dunia lain, masih banyak anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan karena konflik dan kemiskinan. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda perlu memiliki kepedulian yang lebih luas terhadap lingkungan dan sesama.

Sebagai pelajar Indonesia, murid tidak boleh hanya menjadi penonton dari berbagai persoalan global tersebut. Pesan utama Ramadan tahun ini adalah pentingnya membangun kesalehan digital sekaligus menumbuhkan kepedulian global.

Puasa sebagai “Digital Detox” dan Kendali Diri

Di tengah kuatnya godaan layar atau screen time, ibadah puasa mengajarkan manusia untuk memiliki kendali diri. Jika mampu menahan diri dari makan dan minum yang halal, maka seharusnya seseorang juga mampu menahan diri dari menyebarkan berita bohong (hoax) atau menulis komentar yang menyakiti orang lain di media sosial.

Ramadan dapat dijadikan sebagai momentum digital detox, yakni mengurangi waktu bermain gawai dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih bermanfaat. Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk lebih banyak berinteraksi dengan alam, membaca Al-Qur’an, serta memperkuat hubungan sosial dengan keluarga dan teman.

Aksi Nyata Kepedulian Lingkungan

Sejalan dengan semangat inovasi di SDMM, Ramadan 2026 juga diharapkan menjadi titik awal aksi nyata terhadap lingkungan. Dalam ajaran Islam, manusia diciptakan sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab menjaga alam.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Karena itu, puasa dapat menjadi momentum untuk menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya dengan mengurangi sampah makanan saat berbuka sebagai bentuk kepedulian terhadap krisis pangan. Selain itu, membawa botol minum sendiri saat kegiatan Pondok Ramadan juga dapat membantu mengurangi sampah plastik.

Di sisi lain, murid juga diajak untuk tidak melupakan saudara-saudara di berbagai wilayah konflik dunia. Doa untuk masyarakat yang terdampak konflik, termasuk di Palestina, menjadi bagian penting dari kepedulian global yang diajarkan dalam Ramadan.

Brighter Reform: Reformasi Diri Generasi Muda

Sejalan dengan semangat milad ke-22 SDMM Gresik yang mengusung tema “Brighter Reform”, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan perubahan atau reformasi dalam diri.

Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati sosial yang kuat. Dunia masa depan tidak hanya membutuhkan orang-orang cerdas yang mampu menciptakan teknologi atau robot, tetapi juga manusia yang memiliki hati nurani untuk membantu sesama serta menjaga bumi ciptaan Allah.

Dengan semangat tersebut, Ramadan 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, peduli terhadap lingkungan, serta siap membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Selamat menjalankan ibadah puasa, para inovator cilik SDMM. Dari sekolah ini diharapkan lahir generasi yang mampu membawa cahaya dan kebaikan bagi dunia.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡