Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pesantren Jalan Cahaya Perkuat Aqidah dan Ukhuwah Antar Komunitas Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Pesantren Jalan Cahaya Perkuat Aqidah dan Ukhuwah Antar Komunitas Surabaya
Pesantren Jalan Cahaya Perkuat Aqidah dan Ukhuwah Antar Komunitas Surabaya, Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Kebersamaan dalam ibadah menyatukan berbagai komunitas di Surabaya Raya dalam kegiatan Pesantren Jalan Cahaya yang berlangsung penuh kekhusyukan dan semangat persaudaraan.

Pesantren Jalan Cahaya bukan sekadar agenda pembinaan spiritual, tetapi juga menjadi ruang pertemuan yang mempererat ukhuwah antar komunitas. Peserta dari latar belakang mualaf, disabilitas, pejuang damai, hingga ojek online duduk bersama, berbagi cerita, dan menguatkan komitmen untuk terus istiqomah dalam beribadah.

Silaturahmi dan Penguatan Relasi Antar Komunitas

Usai sesi materi dari para narasumber, para peserta tidak langsung beranjak. Mereka memanfaatkan waktu untuk berbincang santai, saling bertukar pengalaman, sekaligus membangun relasi agar pembinaan ibadah dapat terus berlanjut setelah kegiatan berakhir.

Ust. Ahmad Zaini dari komunitas Pejuang Damai menyampaikan apresiasi kepada LDK PWM Muhammadiyah dan BAZNAS RI yang telah memfasilitasi pertemuan berbagai komunitas dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih karena telah mengumpulkan berbagai komunitas di Surabaya Raya dalam kegiatan Pesantren Jalan Cahaya. Harapan kami, pembinaan ini bisa dilanjutkan secara intensif, termasuk program pemberdayaan sosial dan ekonomi,” ujarnya.

Testimoni Mualaf dan Semangat Perjuangan Hidup

Dari perwakilan mualaf, Ibu Restu membagikan kisah perjalanannya menemukan ketenangan setelah memeluk Islam. Ia mengaku sebelumnya tidak merasakan kenyamanan batin.

“Setelah masuk Islam, saya merasakan ketenangan hati dan percaya dengan bantuan Allah hidup saya lebih tenang,” tuturnya.

Sehari-hari, ia bekerja sebagai penjahit konveksi pada pagi hari dan berjualan nasi pecel serta ayam geprek menggunakan gerobak di kawasan Kalidami Timur hingga pukul 23.00 WIB. Ia tinggal bersama dua putrinya yang masih duduk di bangku TK dan Sekolah Dasar.

Pemberdayaan Disabilitas Melalui Kedaibilitas

Perwakilan komunitas disabilitas, Ust. Andi, juga menyampaikan kisah inspiratif salah satu binaannya bernama Aan, penyandang cerebral palsy yang kini aktif berkarya.

Aan tergabung dalam Kedaibilitas, pusat pemberdayaan disabilitas di Kota Surabaya. Awalnya, ia belum memiliki keterampilan kerja yang jelas. Namun setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan, kini Aan menjadi wirausaha sekaligus bertugas di divisi pemasaran Kedaibilitas.

Kisah tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu membuka peluang dan meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Qiyamullail dan Sahur Penuh Ukhuwah

Usai beristirahat malam, seluruh peserta melaksanakan qiyamullail bersama. Meski udara pagi terasa dingin, semangat bermunajat memohon hidayah dan ampunan Allah tetap membara.

Suasana sahur bersama berlangsung akrab dan penuh persaudaraan. Peserta menikmati hidangan sederhana berupa sayur sop, ayam kecap, tahu, dan dadar jagung dengan tertib dan penuh rasa syukur.

Kuliah Tujuh Menit: Puasa dan Kesehatan

Setelah sholat Subuh, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit oleh Ust. Samsul yang membahas hubungan antara puasa dan kesehatan tubuh.

Ia menyampaikan bahwa puasa Ramadan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Menurutnya, saat berpuasa tubuh memiliki kesempatan untuk mengeluarkan racun sehingga berdampak positif bagi kesehatan.

“Kita rindu Ramadan karena puasa mampu memberikan efek kesehatan bagi tubuh. Dengan menjaga pola puasa yang benar, insyaallah kesehatan dapat terjaga,” jelasnya.

Ust. Samsul juga dikenal sebagai pembina Muallaf Learning Center Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya.

Penyerahan Alquran dan Harapan Istiqomah

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Alquran oleh Ust. Tulus Widodo dari LDK PWM Jatim kepada perwakilan komunitas mualaf, disabilitas, ojol, pejuang damai, dan lansia.

Dalam pesannya, ia mengajak seluruh peserta untuk membaca dan mempelajari Alquran sebagai petunjuk kehidupan agar tetap berada di jalan kebenaran. Peserta yang ingin memperdalam bacaan Alquran dapat menghubungi para ustaz dan ustazah dari Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya.

Kegiatan ditutup dengan lantunan Surat Al Mulk yang dibaca bersama. Suasana pagi yang sejuk menambah kekhusyukan, memperkuat tekad untuk terus istiqomah beribadah dan menjaga ukhuwah dalam kehidupan sehari-hari.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu