Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pesona Tenun NTT Warnai Langkah Siswa MI Mutwo di Karnaval Campurejo

Iklan Landscape Smamda
Pesona Tenun NTT Warnai Langkah Siswa MI Mutwo di Karnaval Campurejo
Tadzkiroh Luthfiati (kanan) bersama siswa kelas 5 (Nurkhan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana karnaval semakin semarak ketika barisan siswa kelas 5 MI Muhammadiyah 2 Campurejo, Gresik (MI Mutwo) tampil anggun dengan mengenakan busana adat khas Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (26/8/2025).

Warna mencolok dari tenun ikat tradisional berpadu dengan aksesori khas, seperti selendang dan hiasan kepala, membuat para siswa tampak percaya diri saat melangkah di sepanjang jalan desa.

Kostum adat NTT yang mereka kenakan dikenal dengan motif geometris yang kaya makna. Para siswa laki-laki tampak gagah dengan kain tenun yang dililitkan di tubuh, dipadukan dengan ikat kepala khas.

Sementara itu, siswa perempuan terlihat anggun dalam balutan kain tenun berwarna cerah yang dilengkapi perhiasan sederhana namun menawan. Keunikan motif dan corak khas membuat penampilan mereka memikat perhatian penonton.

Kehadiran siswa kelas 5 dengan busana adat NTT ini tidak sekadar menampilkan keindahan pakaian daerah, melainkan juga menjadi simbol penghargaan terhadap kekayaan budaya Nusantara. Dengan mengikuti karnaval ini, para siswa belajar mengenal, mencintai, dan menghargai budaya daerah lain selain budaya mereka sendiri.

Menurut wali kelas 5, Tadzkiroh Luthfiati, penampilan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga memahami bahwa Indonesia kaya akan budaya yang harus kita jaga bersama. Ini menjadi pembelajaran langsung tentang pentingnya menghormati keberagaman,” ujarnya.

Salah satu siswa kelas 5, Ayatullah Rahman, mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut tampil dengan kostum adat NTT.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Saya senang sekali bisa memakai baju adat ini, karena biasanya hanya lihat di televisi. Sekarang saya bisa merasakan langsung dan ternyata bagus sekali. Semoga teman-teman lain juga ikut bangga dengan budaya Indonesia,” tuturnya penuh semangat.

Seorang pengunjung dari luar daerah, Moh Shobirin asal Lamongan, juga mengaku terpesona dengan penampilan siswa MI Mutwo.

“Saya datang hanya untuk menonton karnaval, tapi begitu melihat anak-anak ini memakai baju adat NTT, rasanya luar biasa indah. Tidak menyangka di desa kecil seperti Campurejo bisa menampilkan budaya sebesar ini. Anak-anak benar-benar membawa pesan kebinekaan,” ucapnya kagum.

Karnaval yang diikuti siswa MI Mutwo ini sekaligus menjadi wadah untuk menanamkan nilai persatuan dalam perbedaan sejak usia dini.

Dengan menampilkan busana adat NTT, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang terbuka, toleran, dan bangga akan keberagaman Indonesia.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu