Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Petualangan Sains: Mengenal Gejala Alam dan Mitigasi Bencana

Iklan Landscape Smamda
Petualangan Sains: Mengenal Gejala Alam dan Mitigasi Bencana
Petualangan Sains Mengenal Gejala Alam dan Mitigasi Bencana. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Siswa kelas 6 SD Muhammadiyah 9 Ngaban (SDMU Bintang) tampak bersemangat mengikuti kegiatan Outdoor Learning (ODL) yang dilaksanakan di Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Unit Kerja Stasiun Metereologi di Juanda, Sidoarjo, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan pembelajaran di luar kelas ini mengusung tema “Petualangan Sains Mengenal Gejala Alam dan Mitigasi Bencana”.

Dalam kunjungan tersebut, siswa diajak mengamati secara langsung bagaimana para ahli BMKG memantau pergerakan awan, mendeteksi potensi gempa bumi, hingga menyampaikan peringatan dini bencana alam.

Pengalaman ini menjadi hal baru yang menyenangkan bagi siswa yang sebelumnya mempelajari materi cuaca, iklim, dan struktur bumi hanya melalui buku teks pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial).

“Kami ingin mengajak anak-anak merasakan pengalaman belajar nyata dengan melihat langsung alat-alat pemantau cuaca dan sistem peringatan dini gempa bumi agar rasa ingin tahu mereka terhadap sains semakin meningkat,” ujar Fandiyah Eva, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Kegiatan ini juga dirancang untuk mengintegrasikan dua mata pelajaran, yaitu IPAS dan Bahasa Indonesia.

“Selain memahami materi sains, siswa dilatih untuk menyimak, mencatat informasi penting, dan menyusun laporan secara sistematis,” tambah Cholidah Hanim, guru pendampng kelas 6 Agus Salim.

ODL ini sekaligus menjadi edukasi mitigasi bencana dengan membekali siswa pengetahuan dasar tentang langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana alam.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat belajar sains sekaligus membentuk karakter siswa yang waspada dan tangguh menghadapi potensi bencana,” tambah Maidatul Churriyah, Kepala SDMU Bintang.

Kegiatan yang diikuti oleh 41 siswa kelas 6 ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual sesuai kurikulum IPAS. Selain menerima penjelasan edukatif tentang peran vital BMKG, siswa juga diajak mengeksplorasi taman alat BMKG dan melihat langsung berbagai instrumen pemantau cuaca.

“Pengalaman di BMKG sangat seru karena bisa mengenal jenis-jenis awan serta memahami musim dan iklim suatu negara,” ungkap Fakhri Zhafran Zakaria, siswa kelas 6 Otto Iskandardinata.

Ia juga jadi tahu secara langsung alat-alat pemantau cuaca. “Jadi ngerti alat anemometer yang fungsinya untuk mengukur arah dan kecepatan angin,” jelasnya.

“Bagi sekolah kegiatan ini juga menjadi salah satu metode pembelajaran inovatif dan inovatif di luar kelas,” tutur Kepala SDMU Bintang, Maidatul Churriyah.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu