Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Petunjuk Nabi tentang Calon Penghuni Surga dan Neraka

Iklan Landscape Smamda
Petunjuk Nabi tentang Calon Penghuni Surga dan Neraka
pwmu.co -
Petunjuk Nabi tentang Calon Penghuni Surga dan Neraka (ilustrasi freepik.com)

Calon Penghuni Neraka

Hadits di atas juga menjelaskan tentang ciri atau tanda calon orang-orang yang menjadi penghuni neraka. Mereka adalah orang-orang yang congkak lagi sombong. 

Maka waspadalah terhadap bertambahnya anugrah pada setiap diri, karena di damping tambahnya anugrah itu seringkali bertambah pula kesombonga diri dengan dibalut kepercayaan dirinya bahwa ia sebagai orang sukses. 

Semakin bertambah harta dengan kepemilikan benda-benda duniawi, menjadikan ia semakin sombong dan angkuh. Semakin bertambah lagi akan semakin pula kesombongannya, dan begitu seterusnya. Apalagi jika telah memiliki kekuasaan penuh yang tidak ada yang bisa atau boleh mengganggunya, maka sifat sombongnya akan semamin menjadi-jadi.

Orang demikian sering menjadi lupa diri dan sangat subjektif dalam menadang sesuatu. Kepentingan dirinya terus menggebu-gebu bahkan suara orang kebanyakan pun dianggapnya hanya angin lalu yang sebentar lagi akan hilang tak berarti. 

Demo masyarakat dianggapnya tidak berarti dan begitu gampangnya ditepis. Baginya yang terpenting apa yang sudah menjadi ambisinya harus tetap berjalan walau harus ditempuh dengan berbagai cara yang kadang sangat sadis.  

Orang-orang yang sombong adalah orang yang serakah dalam kehidupan di dunianya, ia lupa bahwa semua itu akan ditinggalkannya dan sebentar lagi ia pun jasadnya akan menjadi bangkai. 

Begitulah jikan nafsu telah mendominasi, akal sehatnya tidak berfungsi secara baik, agenda hidupnya hanyalah bagaimana ia mendapatkan dunia sebanyak-banyak dan bukan seberkah-berkahnya. Maka yang terjadi berapapun harta yang dikuasainya akan terasa kurang dan kurang.

Solusi dari sifat demikian adalah sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَٱصۡبِرۡ نَفۡسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ وَلَا تَعۡدُ عَيۡنَاكَ عَنۡهُمۡ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۖ وَلَا تُطِعۡ مَنۡ أَغۡفَلۡنَا قَلۡبَهُۥ عَن ذِكۡرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمۡرُهُۥ فُرُطٗا  

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. (al-Kahfi: 28)

Semoga bulan suci Ramadhan kali ini menjadikan kita semakin memahami akan hakikat rezeki Allah, yang pasti akan dianugerahkan kepada setiap hamba tanpa seorang hamba itu merasa dapat mencukupinya sendiri, tetapi Allah lah yang Maha Pemberi karunia itu yang tidak terbatas. 

Miskin dengan tetap tawakal dengan benar insyallah berkah. Kaya tetapi tidak bertawakal dengan benar akan terus merasa kurang dan kurang dan tidak berkesudahan. Na’udzubillahi min syarri dzalik. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu