Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pidato Iftitah Konpiwil IPM Jatim: Teguhkan Long-lasting Majesty, Jawab Tantangan Era Madani

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
M Hengki Pradana, Ketua PW IPM Jawa Timur ketika berpidato (Ahmad Hoiron/PWMU.CO)

PWMU.CO – Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur resmi dibuka di SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk, Jumat-Ahad (2–4/5/2025). Dalam pidato iftitahnya, Ketua Umum PW IPM Jawa Timur M Hengki Pradana menegaskan arah gerakan setengah periode ke depan melalui tema besar Long-lasting Majesty.

Hengki menekankan, kehadiran peserta bukan sekadar menjalankan rutinitas organisasi, melainkan momentum untuk meneguhkan misi perjuangan IPM dalam Era Madani. Tema Long-lasting Majesty, menurutnya, adalah simbol kemegahan yang berakar pada nilai, visi, dan keberlanjutan gerakan.

“IPM tidak cukup hanya bertahan. Ia harus tumbuh, berpengaruh, dan bermakna dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia memaparkan empat poin strategis yang akan menjadi DNA gerakan IPM Jatim setengah periode ke depan:

  • Aktualisasi Islam Berkemajuan
    Ibadah bukan sekadar hubungan vertikal, tapi juga energi sosial yang mendorong kemanusiaan dan keberdayaan.
  • Kepemimpinan Kolaboratif
    Pentingnya sinergi antara individu, organisasi, dan kekuatan pengaruh untuk menciptakan energi kolektif perubahan.
  • Spesialisasi Minat dan Bakat Pelajar
    IPM menjadi ruang pengembangan potensi yang konkret, strategis, dan memberi nilai tambah secara sosial maupun profesional.
  • Peningkatan Daya Saing Kader untuk Diaspora
    Kader disiapkan tidak hanya unggul secara internal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dan global.

Hengki juga menyoroti perlunya pendekatan baru dalam menghadapi Generasi Alpha, generasi digital yang menuntut kaderisasi yang adaptif dan kreatif tanpa kehilangan akar ideologis Muhammadiyah.

“IPM harus jadi ekosistem yang ramah teknologi sekaligus ramah karakter. Kita ingin melahirkan generasi yang tangguh spiritualnya, tajam nalarnya, dan siap memimpin peradaban,” ujarnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Pidato ditutup dengan ajakan untuk menjadikan Konpiwil sebagai ruang refleksi dan lompatan visi menuju Generasi Emas Indonesia 2045. IPM, menurutnya, tidak boleh hanya menjadi saksi sejarah, tetapi harus menjadi pelaku utama dalam membentuk sejarah.

“Mari terus berjuang dengan cinta dan komitmen,” pungkasnya. (*)

Penulis Ahmad Hoiron Editor M Tanwirul Huda

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡