Pimpinan Daerah Tapak Suci (PIMDA) 094 Ngawi menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurus Tunggal IPSI Tahun 2026. Adapun Diklat tersebut berlangsung pada Jumat hingga Ahad, (09–11/12/2025).
Kegiatan ini bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Sine dan diikuti oleh para guru olahraga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kabupaten Ngawi serta perwakilan dari satu Sekolah Aliyah Negeri Paron.
Lebih lanjut, Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru olahraga dalam penguasaan jurus tunggal IPSI. Baik dari aspek teknik gerakan, pemahaman aturan pertandingan, hingga sistem penilaian yang sesuai dengan standar kejuaraan resmi.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi teori dan praktik langsung dari instruktur berpengalaman di bidang pencak silat prestasi.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Ngawi sebagai bagian dari upaya penguatan pembinaan olahraga di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Ngawi, Moh Ngabdani, menegaskan bahwa diklat ini menjadi langkah strategis bagi guru olahraga AUM agar mampu membina siswa-siswinya secara lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi media bagi guru olahraga di AUM untuk mempersiapkan siswa-siswi menghadapi berbagai kejuaraan, seperti OSN, O2SN, OSM, maupun ajang kompetisi lainnya” ujar Moh Ngabdani.
Di samping itu, Ngabdani berharap sekolah-sekolah Muhammadiyah di Ngawi semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Ia juga menambahkan bahwa manfaat kegiatan ini tidak berhenti sampai sini saja. Ke depannya, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Ngawi bersama PIMDA 094 Ngawi berencana menyelenggarakan sebuah perlombaan pencak silat jurus tunggal IPSI sebagai bentuk tindak lanjut dan imbas dari pelatihan ini.
“Perlombaan tersebut diharapkan menjadi wadah aktualisasi hasil pembinaan guru, sekaligus mengukur sejauh mana dampak dari pelatihan yang telah dilaksanakan” tambahnya.
Melalui diklat dan rencana tindak lanjut ini, semoga tercipta pembinaan pencak silat yang berkesinambungan serta melahirkan atlet-atlet pelajar berprestasi yang membawa nama baik sekolah dan Muhammadiyah di Kabupaten Ngawi.





0 Tanggapan
Empty Comments