
PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri) menggelar Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) dengan kegiatan “Dongeng Ramadan Bersama Al-Quran” pada Rabu (5/3/2025). Acara yang berlangsung di Masjid At-Taqwa Giri Kebomas ini menghadirkan pendongeng nasional, Kak Komang.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SD Muri dari kelas I hingga VI dengan penuh antusias. Sejak pagi, anak-anak sudah berkumpul di masjid dengan wajah ceria, menanti dongeng yang akan disampaikan. Dengan gaya bercerita khasnya, Kak Komang membawakan kisah inspiratif tentang Al-Qomah, seorang sahabat Rasulullah yang menghadapi cobaan berat karena kurangnya bakti kepada ibunya, meskipun dikenal sebagai pribadi yang rajin beribadah dan banyak bersedekah.
Dalam dongengnya, Kak Komang menekankan bahwa kecintaan terhadap al-Quran harus diiringi dengan akhlak mulia. “Al-Quran bukan sekadar untuk dibaca, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya kepada para siswa yang menyimak dengan penuh perhatian. Ia juga mengajak anak-anak untuk rajin berinfak, berbagi kepada sesama, dan menjaga hubungan baik dengan orang tua sebagai bentuk implementasi ajaran al-Quran dalam kehidupan.
Interaksi Kak Komang dengan anak-anak semakin menghidupkan suasana. Sesekali, ia mengajak siswa bernyanyi dan bermain peran, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat. Gelak tawa dan tepuk tangan meriah kerap terdengar saat Kak Komang menyelipkan humor dalam ceritanya.
Kepala SD Muri, Riza Agustina W SPd MPdI, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai Islami sejak dini. “PKDA tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi siswa untuk semakin dekat dengan al-Quran dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan dongeng, anak-anak lebih mudah memahami nilai-nilai agama dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Ustadzah Mila Shopia, guru kelas 1 yang turut mendampingi siswanya, mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Menurutnya, metode dongeng sangat efektif untuk membangun karakter anak sejak usia dini. “Saya melihat anak-anak sangat menikmati acara ini. Semoga setelah ini mereka semakin rajin membaca al-Quran serta berbuat baik kepada orang tua dan sesama,” ungkapnya.
Tak hanya mendengarkan dongeng, para siswa juga diajak berinteraksi langsung dalam sesi tanya jawab. Beberapa anak dengan penuh semangat mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan dari Kak Komang. Setiap jawaban yang benar mendapatkan hadiah kecil sebagai bentuk motivasi, membuat anak-anak semakin antusias mengikuti jalannya acara.
Di akhir sesi, Kak Komang mengajak anak-anak membaca al-Quran bersama dan mengulang doa-doa harian yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Suasana masjid yang semula riuh dengan gelak tawa berubah menjadi khidmat saat lantunan ayat suci al-Quran terdengar merdu dari suara para siswa.
Kaysah, siswa kelas 3 Nirmala, mengungkapkan kesan mendalamnya terhadap acara ini. “Saya jadi tahu kalau membaca al-Quran itu bukan hanya untuk mendapatkan pahala, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya juga ingin lebih baik kepada ibu saya,” ujarnya penuh semangat.
Di sisi lain, panitia PKDA telah menyiapkan berbagai program lanjutan setelah dongeng ini, seperti motivasi “Anak Hebat,” “Puasa Semangat,” monitoring wudhu dan shalat Dhuha, membuat lampion masjid, menghafal al-Quran dengan metode Flash, kuis Ranking 1, serta kegiatan berbagi melalui program sedekah Ramadan. Program-program ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan kecintaan siswa terhadap nilai-nilai Islam.
Melalui kegiatan dongeng ini, anak-anak tidak hanya terhibur tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga tentang pentingnya mencintai al-Quran dan berbagi kepada sesama. PKDA SD Muri akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai kegiatan keislaman lainnya, seperti tahfidzul Qur’an, sholat berjamaah, dan kajian Islami yang dipandu oleh para asatidz berpengalaman. (*)
Penulis Abdul Rokhim Ashari Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments