Pelatihan Mubalig Mahasiswa Muhammadiyah (PM3) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah resmi dibuka di Kabupaten Karanganyar pada Jumat (13/2/2026).
Kegiatan yang diinisiasi DPD IMM Jawa Tengah ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan 19 mubalig muda agar mampu merespons krisis umat di tengah dinamika sosial serta tantangan era digital.
Pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah, antara lain Rektor Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Umuka) Dr. H. Muh. Samsuri, M.Si., Ketua DPD IMM Jawa Tengah Nia Nur Pratiwi, S.Pd., M.M., serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar H. Muhammad Arif Babhier, S.Ag., M.Pd.
Dalam sambutannya, Rektor Umuka Muh. Samsuri menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung kaderisasi dakwah. Ia menyampaikan bahwa kampus Muhammadiyah harus menjadi ruang lahirnya mubalig yang tidak hanya cakap dalam berbicara, tetapi juga kuat secara intelektual dan moral.
Sementara itu, Ketua DPD IMM Jawa Tengah Nia Nur Pratiwi menyatakan bahwa PM3 bukan sekadar pelatihan teknis ceramah, melainkan proses kaderisasi ideologis untuk memperkuat jati diri ber-IMM dan ber-Muhammadiyah.
PM3 DPD IMM Jawa Tengah mengusung tema “Menjawab Krisis, Merawat Harmoni: Peran Strategis Mubalig Muda dalam Dakwah Berkemajuan.” Tema tersebut menekankan urgensi kehadiran mubalig muda yang mampu menghadirkan dakwah solutif, menyejukkan, serta relevan dengan perkembangan teknologi.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi penguatan ideologi dan manhaj dakwah Muhammadiyah, retorika dakwah progresif, fikih dakwah, hingga strategi dakwah digital. Narasumber berasal dari kalangan akademisi dan tokoh persyarikatan, di antaranya Iskak Sulistyo, Prof. Dr. M. Fattah Santoso, Muchamad Arifin, S.Ag., M.Ag., Dr. Amir Mahmud, dan M. Yasir Abdad, S.IP.
Melalui pelatihan ini, DPD IMM Jawa Tengah berharap lahir mubalig muda yang kokoh secara ideologis serta siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat sekaligus menjaga harmoni kebangsaan.






0 Tanggapan
Empty Comments