Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang akan berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) Tahun Akademik 2025/2026 UMMAD gelombang 4 digelontor beasiswa.
Rektor UMS, Prof Dr Sofyan Anif, M.Si menerangkan, pemberian beasiswa tersebut diprioritaskan bagi mahasiswa baru di sejumlah program studi (Prodi) anyar di UMMAD.
Prodi-prodi baru UMMAD tersebut adalah Prodi DKV (D3), Psikologi, Manajemen, Hukum, Sistem Informasi dan PGSD.
Rektor UMMAD menyebutkan beasiswa tersebut akan diberikan kepada 100 mahasiswa baru di prodi-prodi tersebut.
“Memang sudah ada yang mendaftar di prodi-prodi yang kita miliki. Tapi itu masih harus ditambah lebih banyak lagi,” ujar Rektor UMMAD, dalam rapat PMB, tengah pekan lalu.
Di hadapan dosen dan mahasiswa yang menjadi tim dan relawan PMB UMMAD, Rektor mengungkapkan PT Muhammadiyah yang memberikan beasiswa bagi mahasiswa baru UMMAD tersebut.
Rektor UMMAD menyampaikan, beasiswa tersebut tidak diberikan kepada mahasiswa UMMAD hingga lulus. Tidak mungkin kampus memberi beasiswa mahasiswa hingga lulus. Karena hal itu bukan Langkah yang mendidik.
“Beasiswa akan diberikan bagi 100 mahasiswa untuk 2 tahun atau 4 semester dengan nilai Rp 3 juta per tahun,” ungkap Prof Sofyan Anif.
Rektor UMMAD menyampaikan, perhitungan pemberian beasiswa itu bisa dilakukan dengan beberapa cara.
“Penghitungannya bisa dibuat menarik, misalnya 50 persen tahun pertama dan kedua (kuliah), gratis dua tahun dibayar di belakang (dua tahun terakhir kuliah) atau mungkin bisa dengan perhitungan lainnya, Bisa juga selang seling, atau langsung dibebaskan pada 2 tahun pertamanya. dari kampus pemberi beasiswa sudah minta rekening untuk pentransferan dana,” terang Rektor UMMAD.
Rektor mendorong dosen baru yang ada saat ini gerak cepat untuk mencari mahasiswa baik bagi prodi prodi mereka.
Di sisi lain, dosen lama juga diminta rektor untuk bekerjasama dengan para dosen baru tersebut.
“Untuk evaluasi, dari tiap prodi masih bersifat egosentris. Perlu bersama sama memikirkan untuk mencari maba di prodi prodi baru.Dari kampus pemberi beasiswa sudah minta rekening untuk transfer dana,” terang Rektor UMMAD. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments