Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, SMK Muhammadiyah 5 (SMK MULIA) Jember resmi membuka agenda tahunan Pondok Ramadan 1447 H.
Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, tepatnya sejak Senin hingga Jumat (02-06/03/2026).
Adapun kegiatan ini tidak terancang sekadar sebagai rutinitas, melainkan sebagai wadah penguatan karakter keagamaan dan kreativitas siswa.
Spiritual Perkuat Fondasi Akidah
Setiap pagi, suasana sekolah tampak syahdu dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Seluruh siswa memulai kegiatan tepat pukul 06:45 WIB dengan pembiasaan sholat dhuha dan mengaji bersama.
Kemudian pukul 11.30 WIB, kegiatan berakhir dengan shalat dhuhur berjamaah dan ceramah singkat dari siswa yang sudah terpilih.
Pada hari pertama, para siswa terbekali dengan materi fundamental mengenai Aqidah, Fiqih Ibadah dan Kemuhammadiyahan oleh para Ustadz dan Ustadzah.
Di samping itu, mereka juga menerima materi mendalam mengenai Keutamaan Ramadan. Hal ini supaya mengingatkan siswa untuk memaksimalkan momentum bulan suci ini dengan sebaik-baiknya.
Ramadan yang Kreatif dan Kekinian
Namun, ada yang berbeda dalam penyelenggaraan pondok ramadan tahun ini. SMK MULIA Jember mencoba mengombinasikan nilai-nilai religius dengan tren anak muda masa kini.
Beberapa kegiatan menarik perhatian di antaranya:
- Literasi Poster: Siswa ditantang mengekspresikan nilai kejujuran, sabar, dan amanah melalui pembuatan poster akhlaq mulia.
- Nobar Sang Pencerah: Mengambil inspirasi dari tokoh KH. Ahmad Dahlan, para siswa menonton bersama dan menulis sinopsis film Sang Pencerah.
- Diskusi Materi FOMO: Mengangkat isu kesehatan mental yang relevan, membawakan materi muatan lokal bertajuk “FOMO” (Fear of Missing Out) dari perspektif Islam.
- Circle Time Ramadan: Momen hangat di mana siswa duduk melingkar, berinteraksi saling berbagi pengalaman pribadi selama menjalani ibadah puasa Ramadan.
Keceriaan Pondok Ramadan semakin terasa berkat kehadiran tim PR IPM SMK MULIA yang memandu setiap sesi dengan ice breaking di sela-sela materi berat.
Tak hanya itu, di hari pamungkas Jumat (06/03/2026), Pimpinan Daerah (PD) IPM Jember hadir secara khusus untuk memberikan pembekalan tentang ke-IPM-an.
Puncak Acara
Kegiatan berakhir dengan Festival Pelajar, sebuah ajang kompetisi cerdas-cermat sekaligus evaluasi (post-test) untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa selama kegiatan berlangsung.
Kemudian, acara tertutup dengan pembagian hadiah dan pengumuman bagi siswa-siswi yang berprestasi. Mereka yang berprestasi adalah:
Peringkat terbaik putra,
Moh. Aminudin Rahmatulloh
Peringkat terbaik putri
Jenifer Puri Cahya Purnama
Peringkat poster terbaik
Rayhan Husnul Nuruzzaki.
“Kami berharap melalui Pondok Ramadan ini, siswa tidak hanya bertambah ilmu agamanya, tetapi juga memiliki mental yang tangguh dan akhlak yang mulia di era digital ini” ujar ketua panitia Syariat Wahyu Nur Rohman.
Kegiatan ini membuktikan bahwa Ramadan di sekolah bisa menjadi momen yang sangat dinantikan jika dikemas dengan cara yang seru, edukatif, dan menyentuh hati.






0 Tanggapan
Empty Comments