Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat sosialisasi dan dukungan pembangunan pondok Shabran UMS di Ruang Seminar Pondok Shabran, Desa Makamhaji, Kartasura, Jumat (5/9/2025).
Acara yang berlangsung pukul 15.30–17.15 WIB ini dihadiri jajaran pimpinan UMS, tokoh agama dan masyarakat, pimpinan Muhammadiyah, alumni, serta para pembina dan tenaga kependidikan Pondok Shabran.
Hadir dari unsur pimpinan UMS, yakni Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UMS Drs Marpuji Ali MSi; Rektor UMS Prof Harun Joko Prayitno MHum; Wakil Rektor II Prof Muhammad Da’i MSi; Wakil Rektor III Dr Mutohharun Jinan MAg.
Lalu, turut hadir Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Dr Mahasri Shobahiya MAg; Ketua Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Bambang Sukoco SH MH; serta Direktur Direktorat Aset, Sarana, dan Prasarana (DSAP) Taufiq Hidayat SE.
Dari unsur Tokoh Agama dan Masyarakat (Togamas) Desa Makamhaji, hadir Ketua RW 12 Muchlis Joko Achmadi SH; Ketua RT 1 Ahmad Qadirun; Ketua RT 2 Agus Hufron SKes; Ketua RT 3 Djarmadi; para ketua takmir masjid (Masjid Syarif, Masjid Taqwa, Masjid Utsman); perwakilan pemuda karang taruna; remaja masjid; serta warga yang berdomisili di Saripan, Kuncen, dan Dukuh.
Selain itu, dari unsur pimpinan Muhammadiyah dan alumni Pondok Shabran tampak hadir Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Dr Syamsul Hidayat MAg; Ketua Dewan Syariah Majelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadiyah Dr Ari Anshori MAg; Bendahara Umum Ikatan Alumni Pondok Shabran Siti Rahmawati MPsi; serta sejumlah alumni Pondok Shabran yang kini berdomisili di sekitar pondok.
Sementara dari keluarga besar Pondok Shabran, hadir Kepala Pondok KH Yayuli MPI bersama jajaran ustaz dan ustazah, antara lain Mardalis, Andhim, Faizin, Ibnu, Sulchan, Najiha, Asma, Awang, Ikhsan, serta personalia pondok lainnya. Kehadiran mereka menegaskan kekompakan dan keseriusan seluruh pihak dalam mendukung proses pembangunan.
Acara ini dipimpin langsung oleh Prof Muhammad Da’i. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua BPH UMS Drs Marpuji Ali MSi yang menegaskan bahwa alumni Pondok Shabran telah banyak berkiprah, baik di persyarikatan maupun masyarakat luas.
Di antaranya beliau menyebut nama Dr Fajar Rizaul Haq, alumni Pondok Shabran yang kini menjabat Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Abdul Qadir Lenamah, alumni Pondok Shabran yang menerima penghargaan dari PP Muhammadiyah atas kiprah dakwah inspiratifnya di daerah Amanuban Timur, NTT, yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.
“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk segera merenovasi gedung Pondok Shabran agar pendidikan dan kaderisasi berjalan lebih efektif,” tandasnya.
Sambutan berikutnya disampaikan Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno MHum. Ia menegaskan bahwa interaksi Pondok Shabran dengan masyarakat selama ini bersifat simbiosis mutualisme.
“Mari kita saling menjaga, menguatkan, dan memberi manfaat. Kami mohon doa restu dan dukungan agar proses renovasi berjalan lancar. Jika ada fasilitas masyarakat yang terdampak, mari kita musyawarahkan bersama,” tuturnya.
Rancangan Renovasi Pondok
Sebelum sesi dialog, tim pembangunan memaparkan rencana renovasi pondok berupa gedung baru empat lantai dengan luas 650 m² tiap lantai.
Lantai pertama akan difungsikan sebagai ruang pertemuan berkapasitas 60 orang, sedangkan lantai dua hingga empat sebagai asrama mahasiswa dengan daya tampung total sekitar 144 orang.
Dilanjutkan dengan dialog interaktif yang dipandu oleh Prof Da’i. Ketua RW 12 Muchlis Joko Achmadi mengawali penyampaian aspirasi warga.
Mulai dari harapan agar silaturahmi antara pondok dan masyarakat semakin erat, dukungan penuh terhadap pembangunan, serta usulan agar warga sekitar bisa dilibatkan dalam proses pembangunan.
Aspirasi lain juga muncul dari para ketua RT dan warga yang tinggal di dekat pondok, seperti perbaikan saluran air, pos ronda, dan gapura masuk gang. Dialog berlangsung lancar, penuh keterbukaan, dan diterima dengan baik oleh pimpinan kampus.
Dr Mutohharun Jinan MAg Wakil Rektor III bidang Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Pengkaderan, dan Alumni menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini untuk mendukung proses belajar mengajar mahasantri Shabran UMS.
“Kedepan gedung ini untuk mendukung proses belajar mengajar mahasantri pondok dan kegiatan Baitul Arqam (pembelajaran berbasis asrama selama empat hari) bagi mahasiswa baru UMS,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala Pondok Shabran KH Yayuli MPI menyampaikan harapannya agar rapat ini menjadi langkah awal yang baik dalam pembangunan.
“Pada hakikatnya pondok, kampus, dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Dengan silaturahmi dan sinergi, insyaAllah pembangunan berjalan lancar. Dan bila ada dampak, kampus siap bertanggung jawab,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan nuansa penuh kebersamaan. Rapat ini meneguhkan optimisme bahwa Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta akan terus melahirkan kader-kader unggul Muhammadiyah yang berkontribusi bagi persyarikatan, umat, dan bangsa.





0 Tanggapan
Empty Comments