Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Positif 500 Minus 1 Covid 19 di Jatim

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Positif 500 minus 1 Corona adalah kondisi di Jatim sampai Rabu (15/4/2020). Ada penambahan 25 orang terpapar Covid-19 sehingga angka 474 yang tercaat sehari sebelumnya kini menjadi 499 alias 500 minus satu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansi bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi. (Faishol Taselan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Positif 500 minus 1 Covid 19 adalah kondisi di Jatim sampai Rabu (15/4/2020). Ada penambahan 25 orang terpapar Covid-19 sehingga angka 474 yang tercaat sehari sebelumnya kini menjadi 499 alias 500 minus satu.

“Dari data kemarin jumlah pasien positif berada pada angka 474, kini menjadi 499 pasien,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya Rabu (15/4).

Penambahan pasien ini berasal dari: Kabupaten Tulungagung 1, Kabupaten Sidoarjo 1, Kabupaten Probolinggo 7, dan 16 Kota Surabaya.

Khofifah juga menjelaskan, pasien PDP naik dari 1.498 naik menjadi 1621 dan ODP dari 14.931 menjadi 15.328.

Pasien yang terkonfirmasi negatif atau sembuh ada 5 pasien yaitu dari Kabupaten Lumajang 1, Kabupaten Lamongan 2, Kabupaten Situbondo 1, dan Kota Surabaya 1. Jad jumlah yang sembuh 86 orang atau setara 17,23 persen.

Sedangkan yang meninggal 1 orang dari Kota Surabaya, total 46 orang atau setara 9, 22 persen. “Surabaya masih yang terbesar dalam penambahan jumlah pasien positif,” ujarnya.

Jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Timur. Ada 499 positif, yanng sudah sembuh 86, 367 dirawat, dan 46 meninggal dunia. (Istimewa/PWMU.CO)

Intensifkan Koordinasi

Melihat perkembangan angka-angka yang mengkhawatirkan, Tim Gugud Tugas Pemprov Jatim makin mengintensifkan koordinasi dengan Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya.

Dua institusi dilibatkan untuk menahan penyebaran dengan melakukan operasi rutin serta langkah-langkah penyekatan di beberapa titik.

“Di Surabaya sudah berjalan. Dan kemungkinan besar akan dikembangkan ke sejumlah titik, agar penyebaran Corona bisa dikurangi,” kata dia.

Khofifah juga tidak pernah bosan meminta warga untuk tidak keluar rumah dan tetap di rumah. “Silakan keluar namun harus ada kepentingan mendesak,” katanya.

Positif 500 minus 1 Covid 19 mari kita hambat bersama! (*)

Penulis Faishol Taselan. Editor Mohammad Nurfatoni.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu