
PWMU.CO — Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Al Mizan Putri sukses menyelenggarakan Musyawarah Ranting (Musyran) ke-13 di Auditorium MA Muhammadiyah 9 Lamongan pada Sabtu (27/01/2025). Acara ini menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan di kalangan pelajar Muhammadiyah.
Ketua pelaksana, Toyyibah Binasrilah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musyran bertujuan untuk memilih kader-kader terbaik yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di periode mendatang.
“Tema yang kami usung adalah Meningkatkan Jiwa Kepemimpinan yang BISA—Berintegritas, Intelektual, Solidaritas, dan Aktivitas. Harapannya, tema ini menjadi landasan bagi kader-kader IPM untuk terus berkembang,” ujarnya penuh optimisme.
Sementara itu, Ustadzah Mar’atus Sholicha, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak perubahan. Ia mengutip kalimat legendaris Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, “Berilah aku sepuluh pemuda, maka aku akan mengguncang dunia.” Pesan ini, menurutnya, sangat relevan dalam membentuk kader-kader Muhammadiyah yang tangguh dan berdaya saing.
Ketua Umum IPM periode 2024/2025, Arifatul Masullah, turut menyampaikan pandangannya tentang pentingnya kaderisasi dalam organisasi. “Kaderisasi adalah sistem yang menjadi fondasi utama dalam pertumbuhan organisasi. Di IPM, yang merupakan salah satu ortom Muhammadiyah, sistem kaderisasi ini telah terbukti berkualitas dan memberikan kontribusi besar bagi bangsa,” tegasnya.
Musyran ke-13 ini menjadi tonggak sejarah baru bagi PR IPM Al Mizan Putri. Dengan semangat kepemimpinan yang menginspirasi, para peserta berkomitmen untuk terus membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik.
Penulis Zizi Zahidah Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments