Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PR Muhammadiyah Blimbing Gelar Tabligh Akbar Akhiri Rangkaian Milad ke-113 

Iklan Landscape Smamda
PR Muhammadiyah Blimbing Gelar Tabligh Akbar Akhiri Rangkaian Milad ke-113 
Andri Kurniawan saat menyampaikan ceramahnya. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Ranting (PR) Muhammadiyah Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, memeriahkan syiar Milad ke-113 Muhammadiyah dengan menggelar Tabligh Akbar di Masjid Darussalam Blimbing pada Kamis malam (27/11/2025).

Acara ini menjadi penutup rangkaian kegiatan Milad yang berlangsung sepanjang bulan November.

Ketua PR Muhammadiyah Blimbing, Ahmad Fu’ad Walid, M.Pd.I, menjelaskan bahwa rangkaian Milad tahun ini digelar secara meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

“Ada berbagai perlombaan dari tingkat TPA/TPQ seperti Lomba Pildacil, dari tingkat TKA, MIM/SD ada Lomba Mewarnai. Untuk Ibu-Ibu Majelis Ta’lim dan Amal Usaha Muhammadiyah juga kita adakan Lomba Paduan Suara Mars Muhammadiyah,” terangnya.

“Selain itu, kami juga melaksanakan kegiatan sosial berupa santunan dhuafa dan pengobatan gratis yang digelar pada Kamis, 27 November 2025.”

Puncak acara semakin istimewa dengan hadirnya penceramah nasional, Ustadz Andri Kurniawan, M.Ag, yang menyampaikan tausiyah dengan tema Milad Muhammadiyah tahun ini, yakni Memajukan Kesejahteraan Bangsa.

Dalam ceramahnya, Ustadz Andri menegaskan kembali perjuangan KH. Ahmad Dahlan saat mendirikan Muhammadiyah 113 tahun lalu.

 “MasyaAllah, KH. Ahmad Dahlan menggerakkan Muhammadiyah dengan ketulusan dan keikhlasan. Ini menjadi pijakan utama beliau, sebagaimana Allah mengingatkan dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5, bahwa kita diperintahkan beribadah dengan memurnikan ketaatan,” jelasnya.

Beliau juga menekankan bahwa dakwah KH. Ahmad Dahlan berawal dari pemurnian tauhid dan membersihkan umat dari penyakit TBC (Takhayul, Bid’ah, Churafat). Di samping itu, ia mengingatkan bahwa tantangan Muhammadiyah ke depan semakin kompleks.

Mengutip pemikiran Prof. Dr. Haedar Nashir, Ustadz Andri menyampaikan bahwa perjuangan Muhammadiyah memasuki era jihad konstitusional, yang tidak akan bermakna jika bangsa ini masih dikuasai oligarki.

 “Namun Alhamdulillah, Muhammadiyah selalu memilih banyak berbuat daripada banyak bicara, seperti kiprahnya di pedalaman Papua yang mengubah masyarakat menuju Islam dan kemajuan,” ujarnya.

Muhammadiyah, lanjutnya, kini bukan hanya memperkuat organisasi, tetapi juga telah bertransformasi menjadi gerakan yang memikirkan umat dan kepemimpinan bangsa secara serius.

Ketua Panitia Milad ke-113, Emha Faried, turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat.

“Terima kasih kepada masyarakat Blimbing atas dukungannya hingga seluruh rangkaian Milad berjalan lancar. Semoga peringatan tahun depan bisa lebih meriah lagi,” ungkapnya.

Rangkaian Milad Muhammadiyah di Blimbing berlangsung semarak dengan adanya Pawai Ta’aruf di awal kegiatan. Sementara itu, Tabligh Akbar menjadi puncak sekaligus penutup seluruh agenda Milad dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat persyarikatan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu