Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PRA Kedungsukodani Adakan Tasyakuran Milad Aisyiyah dengan Beragam Kegiatan

Iklan Landscape Smamda
PRA Kedungsukodani Adakan Tasyakuran Milad Aisyiyah dengan Beragam Kegiatan
pwmu.co -
Ketua PRA Kedungsukodani Maulidya Rahmawati memberikan bibit pepaya secara simbolis kepada ketua kelompok GLHA. (Sunarsih/PWMU.CO)
Ketua PRA Kedungsukodani Maulidya Rahmawati memberikan bibit pepaya secara simbolis kepada ketua kelompok GLHA. (Sunarsih/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Desa Kedungsukodani Kecamatan Balongbendo Sidoarjo gelar acara Tasyakur Milad Aisyiyah ke-108. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Masjid Baitul Mukminin Desa Kedungsukodani, Sabtu (07/06/2025).

Acara ini dihadiri oleh 190 peserta yang terdiri dari pengurus PRA Kedungsukodani, simpatisan dan warga sekitar. Dibuka dengan tampilan anak-anak Tapak Suci Cabang Balongbendo yang memeragakan beberapa jurus tangan kosong, bersenjata dan atraksi pecah genteng.

Di akhir tampilan Tapak Suci, Maulidya Rahmawati Ketua PRA Kedungsukodani mengungkapkan kepada para hadirin.

“Bapak ibu  yang memiliki putra putri remaja, mari untuk bergabung di perguruan Tapak Suci Cabang Balongbendo. Anak-anak akan dilatih menjadi pendekar yang beriman dan bertakwa yang tangguh dan siap menghadapi jamannya,” jelasnya.

Sekretaris PRA Kedungsukodani Tri Wulandari menyampaikan saat sambutannya.

“Acara Tasyakur Milad 108 kali ini dikemas berbeda dengan serangkaian kegiatan antara lain Testimoni perjalanan Aisyiyah, penayangan video tentang ketahanan langan, penyerahan simbolis bibit pepaya dan nonton bareng Film Sang Pencerah. Kami juga menggandeng beberapa sponsor dalam rangka memberikan bingkisan sembako kepada warga sekitar. Semoga acra ini menjadi inspirasi agar bisa memeriahkan Milad dengan memberikan pencerahan ke masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Perjalanan Aisyiyah

Dalam kesempatan ini disampaikan pula testimoni perjalanan Aisyiyah di usia 108 oleh Sunarsih, SAg MSi.

Ia menyampaikan bahwa Aisyiyah di usianya yang ke 108 telah berkhidmat untuk bangsa di semua bidang kehidupan. Maka marilah kita sebagai anggotanya senantiasa menggelorakan  semangat berjihad di Aisyiyah dengan memberikan yang terbaik untuk kemaslahatan ummat. Mari bermujahadah baik dalam keadaan lapang ataupun sempit (keadaan ringan atau berat) dengan harta dan jiwa, sebagaimana yang diperintahkan Allah dalam Quran Surat at-Taubah ayat 41.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Lebih lanjut, sekretaris Majelis Tabligh PDA Sidoarjo ini menyuplik tema Milad Aisyiyah 108. Tema Milad Aisyiyah 108 kali ini mengambil tema Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Qoryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional. Mengapa ketahanan pangan menjadi tema Milad 108?

Hal ini dikarenakan ketahanan pangan adalah isu krusial dalam pembangunan. Indonesia menghadapi beberapa problem ketahanan pangan karena beberapa hal antara lain oleh keterbatasan lahan pertanian, perubahan iklim, penurunan produktivitas, menurunnya jumlah petani, dan kurangnya regenerasi, ketergantungan pada impor, kurangnya teknologi pangan, hingga masalah kualitas pangan.

“Maka malalui konsep gerakan Qoryah Thayyibah (desa yang diberkahi), Aisyiyah mendorong terbentuknya desa-desa yang mandiri pangan, sehat, ramah lingkungan, serta memiliki kesadaran spiritual dan sosial yang tinggi. Gerakan ketahanan pangan bisa dimulai dengan menginisiasi Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah (GLHA) dengan memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan yang dikelola secara individu maupun kelompok untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi setiap rumah tangga,” jelasnya.

Dengan demikian, ketersediaan  pangan akan tercukupi baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau sebagaimana tercantum dalam UU No. 7 tahun 1996 tentang Ketahanan Pangan.

Acara pembukaan diakhiri dengan pemutaran video tentang ketahanan pangan dan pemberian bibit pepaya secara simbolis kepada beberapa ketua kelompok GLHA yang telah dibentuk untuk ditanam di beberapa lahan. Di akhir sessi, sebelum nonton bareng film Sang Pencerah para hadirin dipersilahkan untuk beramahtamah dan dilanjutkan mengambil paket sembako yang telah disediakan khususnya bagi yang telah mendapatkan kupon. Sementara itu, pemutaran film Sang Pencerah tetap diikuti hingga selesai dengan antusias oleh semua yang hadir di acara tersebut. (*)

Penulis Sunarsih Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu