Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pra-MPLS Pesona SD Mumtaz: Tangkap Ikan, Dengar Dongeng, Pulang Bawa Nila

Iklan Landscape Smamda
Pra-MPLS Pesona SD Mumtaz: Tangkap Ikan, Dengar Dongeng, Pulang Bawa Nila
pwmu.co -
Senam anak Indonesia Hebat di Pra-MPLS SD Mumtaz (Heni Dwi Utami/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ada yang berbeda pagi itu di SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, Sidoarjo, yang akrab disebut SD Mumtaz. Halaman sekolah berubah menjadi arena ceria penuh tawa dan semangat.

Pasalnya, ini bukan sekadar penyambutan, tetapi sebuah pekan pengenalan yang istimewa, yaitu Pra-MPLS PESONA (Pekan Orientasi dan Sosialisasi Siswa).

Dibuka dengan gegap gempita gerakan Senam Anak Indonesia Hebat, para siswa kelas I tampak begitu antusias mengikuti irama. Dipandu langsung oleh guru PJOK yang memakai kostum hewan, gerakan demi gerakan diikuti serempak, membentuk harmoni energi anak-anak yang tengah menyambut babak baru dalam hidup mereka: menjadi murid sekolah dasar.

Usai berkeringat, anak-anak diajak menyusuri kisah di aula lantai dua Gedung 2. Indah Nurma Sari, S.Pd., pendongeng SD Mumtaz, berdiri di depan dengan senyum ramah, membawa serta cerita “Hewan-Hewan Hebat”.

Tak sekadar dongeng, tapi pelajaran karakter yang dibungkus hangat dalam kisah hewan: tentang kejujuran seekor semut, keberanian seekor singa kecil, dan ketekunan si kelinci pembelajar. Mata anak-anak membulat, bibir mereka tersenyum, dan hati mereka merekam teladan.

Namun yang paling menyita perhatian, sekaligus menjadi sorotan unik dalam kegiatan ini, adalah sesi Catching Fish. Bukan di kolam renang, bukan pula di sungai, melainkan di halaman sekolah yang disulap menjadi tempat bermain air dan mengejar ikan nila!

Serunya Catching Fish siswa kelas satu di Pra-MPLS SD Mumtaz (Heni Dwi Utami/PWMU.CO)

Dengan celana tergulung dan tawa lepas, anak-anak bergantian bersama wali kelasnya menyentuh, memercik, dan akhirnya menangkap sendiri ikan kecil sebagai oleh-oleh berkesan.

“Anak-anak yang awalnya malu-malu, begitu masuk ke arena tangkap ikan langsung antusias! Bahkan ada yang tidak mau berhenti sebelum bisa menangkap sendiri nilanya,” ujar Afi Listianasari SPd guru kelas I yang menjadi pendamping kegiatan.

“Yang paling indah adalah melihat ekspresi puas dan bahagia mereka saat memamerkan hasil tangkapannya. Kami ingin mereka merasakan bahwa belajar itu bisa dimulai dari tawa dan pengalaman seru,” tandasnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu