Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PRA Payaman Gelar Kajian Tasyakuran, Bahas Ukhuwah Islamiyah

Iklan Landscape Smamda
PRA Payaman Gelar Kajian Tasyakuran, Bahas Ukhuwah Islamiyah
pwmu.co -
Pimpinan Ranting Aisyiyah Payaman Gelar Kajian Tasyakuran, Bahas Ukhuwah Islamiyah (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Payaman Solokuro Lamongan menggelar kajian dalam rangka tasyakuran pada Sabtu (1/2/2025) di rumah Ibu Hj. Sun’ah.

Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh sekitar 150 anggota Aisyiyah Payaman Solokuro Lamongan. Kajian ini menghadirkan Ustadz Habib Sholeh, Ketua Ranting Pimpinan Muhammadiyah (PRM) Payaman, yang menjelaskan makna ukhuwah Islamiyah berdasarkan Surah Ali Imran ayat 103 dan Surah Al-Hujurat ayat 10.

Dalam ceramahnya, Ustadz Habib Sholeh menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam Islam sebagaimana yang diperintahkan dalam QS Ali Imran ayat 103: “Dan berpeganglah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai” (QS. Ali Imran: 103).

Ia menjelaskan bahwa umat Islam diperintahkan untuk bersatu dalam kebaikan dan tidak mudah terpecah belah.

“Jika kita berpegang teguh pada ajaran Islam, maka kita akan menjadi umat yang kuat dan tidak mudah dipecah belah oleh perbedaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa persaudaraan bukan hanya sekadar hubungan lahiriah, tetapi juga ikatan hati yang kuat.

“Seorang Muslim harus selalu menjaga hubungan baik dengan saudaranya, saling menolong, dan tidak saling menjatuhkan,” tambahnya.

Dalam kajian ini, Ustadz Habib Sholeh juga menguraikan makna QS Al-Hujurat ayat 10 yang berbunyi: “Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu.”

Ia menjelaskan bahwa setiap Muslim memiliki kewajiban untuk menjaga perdamaian di antara sesama. Jika terjadi perbedaan atau perselisihan, Islam mengajarkan untuk mencari solusi yang damai dan penuh kasih sayang.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Persaudaraan dalam Islam bukan hanya sekadar teori, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika ada saudara yang berselisih, tugas kita adalah mendamaikan mereka, bukan memperkeruh keadaan,” tegasnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti kajian ini. Mereka menyimak dengan penuh perhatian, tanpa ada satu pun yang berbicara, seolah tak ingin melewatkan setiap ilmu yang disampaikan.

Suasana menjadi semakin mendalam ketika Ustadz Habib Sholeh memberikan contoh nyata bagaimana ukhuwah Islamiyah bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir kajian, Ustadz Habib Sholeh mengajak seluruh peserta untuk menerapkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari. “Kita semua bersaudara dalam Islam. Jangan biarkan perbedaan pendapat atau kepentingan duniawi merusak hubungan baik yang telah kita bangun,” pesannya.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kesempatan untuk belajar dan mempererat tali persaudaraan. Para peserta berharap kajian seperti ini dapat terus diadakan guna memperdalam pemahaman agama dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Penulis Helmy Choiriyanto Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡