Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pramuka SMK Muhammadiyah Bobotsari Gotong Royong Membangun Jembatan Musala At-Taqwa

Iklan Landscape Smamda
Pramuka SMK Muhammadiyah Bobotsari Gotong Royong Membangun Jembatan Musala At-Taqwa
Pramuka SMK Muhammadiyah Bobotsari Gotong Royong Membangun Jembatan Musala At-Taqwa. (Herli Utomo/PWMU.CO)
pwmu.co -

Biar bagaimanapun Pramuka perlu diisi oleh anak-anak muda yang memiliki ruh keislaman dan kepribadian utama sebagaimana diajarkan oleh sekolah-sekolah berbasis keislaman, seperti Muhammadiyah, Ma’arif NU, Islam Terpadu (IT), Al Irsyad, dan sebagainya. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa Pramuka masih diajarkan di sekolah Muhammadiyah.

Meskipun di Muhammadiyah sudah memiliki kepanduan khusus, yakni Hizbul Wathan, namun ekstrakurikuler Pramuka di SMK Muhammadiyah Bobotsari masih tetap eksis. Keduanya dapat berjalan seiring bersama, saling melengkapi dan bekerjasama.

Posisi pembina dan guru memiliki peran sentral dalam mendidik, membimbing dan mengarahkan anak didik mereka untuk bertumbuh dan berkembang sesuai dengan minat maupun bakat masing-masing anak.

Pasca agenda Pengelanaan Alam sebagai bagian proses menuju penegak bantara, kali ini Ambalan Mr. Kasman Singadimeja dan Ny. Hj. Ahmad Dahlan Pangkalan SMK Muhammadiyah Bobotsari melakukan kegiatan renovasi jembatan di depan Musholla At-Taqwa, Desa Pengalusan, Ahad (12/10/2025).

Sebelumnya, pertengahan bulan Juli yang lalu, mereka melakukan kemah penerimaan murid baru di Lapangan Desa Pengalusan yang lokasinya tidak jauh dari Musala At-Taqwa.

Kreativitas dan keseruan agenda tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar. Kenangan tersebut membawa mereka kembali datang ke Desa Pengalusan dengan kegiatan lain, namun memiliki kesan yang berharga.

Sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka, khususnya dalam meneguhkan sikap takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, putra putri para penegak bantara tersebut gotong royong mengaduk pasir dan semen, mengangkut, serta meratakannya di atas jembatan depan Musala At-Taqwa yang mulai hancur karena termakan usia.

Mereka melakukan itu atas inisiatif sendiri dengan sukarela atas dasar rasa kepedulian, ditambah dengan dukungan dari pembina.

Adapun material dan bahan-bahan untuk memperbaiki jembatan semuanya murni hasil donasi anak-anak.

Ketua RT 2/2 mewakili takmir, Tukiman bersama pembina dan guru SMK Muhammadiyah Bobotsari, Usman Sampurno, S.E., M.M., turut mendampingi dan memberikan arahan. Pihaknya menyampaikan maksud dan tujuan kepada Ketua Takmir, Hilal Budi Nugraha, dan diterima dengan baik.

“Kami menyambut baik dan sangat berterima kasih serta benar-benar bangga dengan niat baik kegiatan adik-adik Pramuka SMK Muhammadiyah Bobotsari ini,” ungkap Hilal.

Ia mengaku tidak pernah menyangka dan terbesit sebelumnya, bakal kedatangan rombongan dari SMK Muhammadiyah Bobotsari untuk melaksanakan kegiatan di Musala At-Taqwa.

Adapun Usman mengaku senang, karena beberapa alumni yang rumahnya dekat dengan lokasi sengaja datang menengok, sambil membawa camilan untuk dinikmati anak-anak.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu